BGN Ingatkan Penipuan Program Makan Bergizi Gratis

6 hours ago 2

BGN Ingatkan Penipuan Program Makan Bergizi Gratis Foto ilustrasi Makan Bergizi Gratis berupa sayur, ayam goreng lengkap dengan buah dan susu, dibuat menggunakan Artificial Intelligence - AI.

Harianjogja.com, JAKARTA—Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Imbauan ini disampaikan menyusul maraknya tawaran bisnis yang mengklaim berkaitan dengan program MBG dan meminta imbalan uang kepada masyarakat.

Peringatan tersebut disampaikan setelah BGN menemukan berbagai modus penipuan Program Makan Bergizi Gratis yang memanfaatkan minat masyarakat untuk terlibat dalam program peningkatan gizi nasional tersebut.

"Untuk masyarakat agar selalu cermat dan hati-hati dengan berbagai tawaran bisnis apapun, termasuk tawaran terlibat dalam Program MBG," katanya, melalui pesan singkat di Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Dadan Hindayana menegaskan bahwa setiap pihak yang terbukti melakukan penipuan dengan mengatasnamakan Program Makan Bergizi Gratis akan dilaporkan kepada aparat penegak hukum untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

"Jika orangnya kenal dengan alamat jelas, diproses sesuai prosedur. Jika jelas penipuan, dilaporkan secara hukum," ujar dia.

Badan Gizi Nasional mencatat maraknya penipuan Program Makan Bergizi Gratis dengan berbagai modus. Salah satu modus yang diungkapkan adalah tawaran jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG oleh oknum yang meminta biaya tertentu kepada calon peserta.

Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya mengungkapkan bahwa sejumlah pihak bahkan menawarkan peluang membuka titik layanan MBG dengan biaya sangat besar, padahal sistem pendaftaran program tersebut saat ini telah ditutup.

"Sekarang sistemnya sudah ditutup, oleh karena itu, waspadai orang-orang yang bilang masih bisa daftar karena bisa kita drop langsung. Saya pernah menerima video orang yang menyebarkan informasi titik jual beli itu Rp200 juta. Jadi saya lihat langsung ID-nya berapa, drop (turunkan) biar orang yang sudah membayar rugi," kata Sony.

Sony Sanjaya mengimbau masyarakat yang menemukan atau menerima tawaran serupa agar segera melaporkannya kepada Badan Gizi Nasional untuk ditindaklanjuti.

Laporan dugaan penipuan Program Makan Bergizi Gratis dapat disampaikan melalui call center 127 yang dikenal sebagai Sentra Aduan Gizi Interaktif (SAGI). Layanan tersebut disediakan untuk menampung kritik, saran, maupun pengaduan masyarakat terkait pelaksanaan Program MBG.

Menurut Sony, kanal pengaduan tersebut diharapkan dapat membantu memperbaiki tata kelola program sekaligus mencegah terjadinya penipuan yang merugikan masyarakat.

Salah satu kasus dugaan penipuan terbaru yang mengatasnamakan Program Makan Bergizi Gratis terjadi di Perumahan Pondok Permata di Kabupaten Babelan, Bekasi. Dalam kasus tersebut, seorang perempuan diduga menawarkan peluang membuka SPPG kepada korban dengan iming-iming keuntungan besar.

Korban yang tertipu dilaporkan telah menyetorkan uang hingga puluhan juta rupiah kepada pelaku yang menjanjikan keuntungan berlipat dari pembukaan dapur Program Makan Bergizi Gratis tersebut.

Kasus penipuan Program Makan Bergizi Gratis ini menjadi perhatian Badan Gizi Nasional karena meningkatnya minat masyarakat terhadap program prioritas peningkatan kualitas gizi bangsa tersebut, sehingga masyarakat diminta memastikan setiap informasi terkait MBG berasal dari sumber resmi pemerintah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|