Keributan Rombongan Motor Baciro, Dua Orang Terluka Senjata Tajam

3 hours ago 1

Keributan Rombongan Motor Baciro, Dua Orang Terluka Senjata Tajam Kerusuhan para pengendara motor di kawasan Baciro, Kota Jogja. - Instagram.

Harianjogja.com, JOGJA—Keributan yang melibatkan rombongan sepeda motor terjadi di wilayah Baciro, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Sabtu dini hari (25/4/2026). Insiden itu mengakibatkan dua orang mengalami luka akibat benda tajam dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Peristiwa dilaporkan sekitar pukul 00.30 WIB dan langsung ditindaklanjuti oleh personel Polsek Gondokusuman. PS Kasihumas Polresta Yogyakarta, Ipda Anton Budi Susilo, membenarkan kejadian tersebut dan menyebut situasi di lapangan sudah ditangani pihak kepolisian. “Telah terjadi keributan yang disertai penganiayaan di wilayah Baciro Gondokusuman dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).

Keributan bermula ketika sekitar 20 sepeda motor berboncengan melintas dari arah timur ke barat melalui Jalan Melati Wetan. Saat rombongan tersebut melewati simpang empat Jalan Cantel, mereka meneriaki empat warga yang sedang nongkrong di depan kampung, sehingga memicu ketegangan dan rasa terancam di kalangan warga.

Empat warga itu kemudian berlari masuk ke dalam kampung ke arah utara karena merasa terancam. Sekitar enam sepeda motor dari rombongan mengejar mereka, sementara sebagian motor lainnya melanjutkan perjalanan ke arah barat. Di waktu yang bersamaan, seorang korban berinisial HT (33), warga Boyolali, sedang berboncengan sepeda motor di Jalan Kompol Bambang Suprapto.

Ketika melihat rombongan motor mendekat, HT berusaha menghindar dengan memutar balik arah. Namun nahas, saat sampai di depan Taru Martani, ia terjatuh dan mengalami luka sobek di bagian punggung kaki kanan akibat benda tajam. HT kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bethesda Lempuyangwangi dan menerima tiga jahitan.

Korban lain, AF (29), warga Gondokusuman, juga menjadi sasaran kekerasan dalam kejadian tersebut. Saat itu ia mengemudikan mobil dan sempat berhenti untuk mengamankan salah satu anggota dari rombongan. “Korban sempat mengamankan salah satu rombongan, namun kemudian dipukul dari belakang menggunakan benda tajam hingga mengalami luka di kepala,” kata Anton.

AF selanjutnya menjalani perawatan di RS Happy Land dengan empat jahitan di bagian kepala. Polisi menjelaskan, AF merupakan seorang driver travel yang baru saja mengantar penumpang dan hendak pulang ke rumah ketika kejadian berlangsung, sehingga keberadaannya di lokasi murni karena kebetulan jalur perjalanan.

Dalam penanganan kasus ini, polisi telah mengamankan seorang berinisial GA yang merupakan bagian dari rombongan motor. Namun menurut Polsek Gondokusuman, GA belum terbukti sebagai pelaku pengeroyokan dan saat ini masih diperiksa sebagai saksi oleh Unit Reskrim. Polisi menyebut masih memburu pelaku utama yang diduga melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam.

Upaya penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap identitas pelaku, kronologi lebih lanjut, serta motif di balik aksi kekerasan tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama di waktu malam, sambil mengedepankan sikap tenang dan menghindari provokasi ketika berhadapan dengan rombongan motor yang bergerak di jalan umum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|