Viral Kepsek SDN di Salatiga Protes dan Kembalikan MBG karena Dinilai tak Layak

1 hour ago 2

Ilustrasi MBG.

REPUBLIKA.CO.ID, SALATIGA -- Sebuah video yang menunjukkan seorang guru menolak menerima Makan Bergizi Gratis (MBG) di sebuah sekolah di Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), viral di media sosial. Penolakan tersebut terjadi karena menu MBG dinilai tidak layak. 

Dalam video yang viral, guru perempuan berseragam cokelat tampak menegur keras pegawai satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG). "Ambil, saya tidak mau terima. Saya sudah berkali-kali, pertama ada ulatnya, ahli gizi bagaimana? Lalu ada sekrupnya, ahli gizi bagaimana? Sekarang ada seperti ini. Ini sudah telak, jelek," ujar guru tersebut. 

Di video tersebut, guru itu mengomentari kualitas jeruk yang menjadi bagian dari menu MBG. "Anak (murid) saya kalau m*ti bagaimana kalau dikasih yang busuk seperti ini?" ucapnya.

Selain itu, guru tersebut turut mengomentari roti menu MBG yang dinilai tidak sesuai dengan harga peruntukannya. "Ayo saya bawa ke pabriknya di Sarirejo, saya pedagang, ini berapa di sana? Rp750. Karena saya sudah biasa ambil di sana di pabrik Sarirejo. Ini Rp3.500 di MBG, tapi di Sarirejo Rp750," katanya. 

Dia kemudian mempertanyakan peran ahli gizi di SPPG terkait. "Apa gunanya ahli gizi?" ujarnya. 

Guru tersebut menambahkan para orang tua murid di sekolahnya telah mengomplain menu MBG kepada guru-guru. "Hari ini guru-guru komplain kepada saya. Makanya saya marah pagi ini," ucapnya.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|