Turun dari Helikopter, Tentara IDF Disergap; Putra Menteri Israel Terluka Parah di Lebanon Selatan

3 hours ago 3

Tentara Israel (Ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT — Helikopter tempur Israel mencoba menembus langit Lebanon Timur di dekat kota Nabi Sheet, pada Jumat dini (6/3/2026) hari. Rencana pendaratan kilat zionis berubah menjadi mimpi buruk ketika milisi kelompok perlawanan Lebanon, Hizbullah, berhasil menjebak mereka dalam sebuah penyergapan mematikan lewat pertempuran jarak dekat yang sengit.

Koresponden Al Mayadeen melaporkan pemandangan yang terjadi di pegunungan Suriah, yang berbatasan dengan Lebanon Timur tersebut. Tiga helikopter Israel terlihat mendarat di dataran tinggi di bawah hujan tembakan senapan mesin berat dan artileri anti-pesawat.

Untuk menyelamatkan pasukannya yang terjepit di Nabi Sheet, angkatan udara Israel terpaksa menciptakan "sabuk api" (fire belts) melalui serangan udara intensif sebagai payung pelindung bagi manuver penarikan mundur pasukan mereka.

Di Lebanon Selatan, kota Khiam menjadi saksi pertempuran paling serius dalam sepekan terakhir. Pasukan elit Hizbullah, Pasukan Radwan, dilaporkan berhasil memukul mundur inkursi darat Israel.

Dengan menggunakan kombinasi alat peledak improvisasi (IED) dan rudal anti-tank Kornet, mereka menghujani barisan kendaraan tempur Israel.

Media Israel menggambarkan situasi di Khiam sebagai kondisi yang "sangat kritis". Militer Israel dilaporkan kesulitan mengevakuasi unit pasukan khusus mereka yang terkepung di area tersebut.

Di tengah kekacauan itu, IDF mengakui sedikitnya delapan tentara terluka parah, termasuk putra Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, yang bertugas di Brigade Givati.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|