Petugas pemadam kebakaran Israel berupaya memadamkan api di sebuah mobil di lokasi terkena proyektil setelah Iran meluncurkan rudal ke Israel. -
REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON – Klaim Presiden AS Donald Trump bahwa serangan negaranya bersama Israel berhasil menghabisi sebagian besar kemampuan rudal Iran ternyata isapan jempol belaka. Estimasi internal AS ternyata hanya bisa memastikan sepertiga rudal Iran yang berhasil dihancurkan.
Presiden Donald Trump mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Fox News pada Kamis bahwa Amerika Serikat “melumpuhkan” sebagian besar kemampuan rudal dan sistem militer utama Iran. Ia kemudian memberi Teheran waktu 10 hari untuk memenuhi tuntutan AS.
Ternyata, Amerika Serikat hanya dapat menentukan dengan pasti bahwa mereka telah menghancurkan sekitar sepertiga dari persenjataan rudal Iran lewat agresi yang nyaris memasuki sebulan ini. Llima orang yang mengetahui informasi intelijen AS mengatakan hal itu kepada Reuters.
Status sekitar sepertiga lainnya kurang jelas namun pemboman kemungkinan besar merusak, menghancurkan atau mengubur rudal-rudal tersebut di terowongan bawah tanah dan bunker, kata empat sumber. Sumber-sumber tersebut berbicara dengan syarat anonimitas mengingat sifat sensitif dari informasi tersebut.
Salah satu sumber mengatakan informasi intelijen serupa dengan kemampuan drone Iran, dan ada kepastian bahwa sepertiganya telah dihancurkan.
Penilaian tersebut, yang belum pernah dilaporkan sebelumnya, menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar rudal Iran hancur atau tidak dapat diakses, Teheran masih memiliki persediaan rudal yang signifikan dan mungkin dapat menemukan beberapa rudal yang terkubur atau rusak setelah pertempuran berhenti.
Informasi intelijen ini berbeda dengan pernyataan publik Presiden AS Donald Trump kemarin yang menyatakan bahwa Iran “hanya memiliki sedikit roket yang tersisa”. Dia juga tampaknya mengakui ancaman dari sisa rudal dan drone Iran terhadap operasi AS di masa depan untuk menjaga Selat Hormuz yang penting secara ekonomi.
Pentagon dan Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan komentar. Serangan AS telah mencapai lebih dari 10.000 sasaran militer Iran pada hari Rabu dan, menurut Komando Pusat, telah menenggelamkan 92 persen kapal besar angkatan laut Iran.
Namun, Komando Pusat menolak untuk menyatakan secara pasti berapa banyak kemampuan rudal atau drone Iran yang telah dihancurkan.
Salah satu sumber mengatakan sebagian masalahnya adalah menentukan berapa banyak rudal Iran yang disimpan di bunker bawah tanah sebelum perang dimulai. AS belum mengungkapkan perkiraannya mengenai jumlah persediaan rudal Iran sebelum perang.

5 hours ago
1
















































