KY catat 78 peserta mendaftar seleksi calon hakim agung dan ad hoc.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Sebanyak 78 peserta telah mendaftar dalam seleksi calon hakim agung (CHA) dan hakim ad hoc HAM serta ad hoc tipikor untuk tahun 2026 hingga hari kedua pendaftaran secara daring, Jumat (27/3/2026). Komisi Yudisial (KY) membuka pendaftaran ini melalui situs resmi mereka sejak Kamis (26/3/2026).
Pendaftaran secara daring ini telah mencatat 30 kandidat untuk calon hakim agung, 11 untuk calon hakim ad hoc HAM, dan 37 untuk calon hakim ad hoc tipikor. Dari 30 pendaftar calon hakim agung, 26 terdaftar sebagai pendaftar aktif dengan kelengkapan dokumen dan 4 tidak aktif. Sebanyak 9 pendaftar berasal dari jalur karir, sementara 17 lainnya dari jalur nonkarir. Salah satu pendaftar yang telah mengonfirmasi adalah seorang perempuan, lulusan doktoral, yang berprofesi sebagai notaris dan mendaftar untuk kamar perdata.
Sementara itu, dari 11 pendaftar calon hakim ad hoc HAM, 9 telah melengkapi dokumen persyaratan dan 2 belum aktif. Untuk calon hakim ad hoc tipikor, terdapat 35 pendaftar aktif dari total 37 pendaftar.
Proses pendaftaran ini akan berlangsung hingga 16 April 2026. Menurut Andi M Asrun, anggota KY sekaligus Ketua Bidang Rekrutmen Hakim, rincian lebih lanjut mengenai jumlah pendaftar dibandingkan tahun sebelumnya akan disampaikan dalam konferensi pers KY pada Senin depan (30/3/2026).
Sebelumnya, Asrun menegaskan bahwa proses seleksi ini dilakukan secara transparan dan independen untuk memenuhi kebutuhan Mahkamah Agung dalam mengisi kekosongan posisi hakim agung dan hakim ad hoc.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

3 hours ago
3
















































