Tinjau Hunian, Sekolah, hingga Sabo Dam, Pendekatan Kunker Gibran Dinilai Tepat

12 hours ago 9

Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, meninjau penanaman padi di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

REPUBLIKA.CO.ID,MEDAN – Hunian warga bukan satu-satunya titik yang diperiksa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka selama kunjungan ke wilayah pemulihan pascabencana di Sumatra Utara, Jumat (4/9/2026).

Rangkaian agenda Wapres juga mencakup fasilitas pendidikan, Jembatan Garoga, hingga Sabo Dam Hutanabolon. Titik-titik tersebut mewakili kebutuhan yang berbeda, mulai dari tempat tinggal, konektivitas masyarakat, pendidikan, hingga mitigasi risiko bencana berikutnya.

Pendekatan tersebut mendapat penilaian positif dari akademisi Universitas Sumatra Utara, Dr. Wahyu Ario Pratomo.

“Saya justru menilai rangkaian kunjungan Wapres yang mencakup hunian, sekolah, Jembatan Garoga 2, hingga Sabo Dam Hutanabolon menunjukkan arah pendekatan yang tepat,” ujar Wahyu dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/9/2026).

Menurut Wahyu, bencana tidak hanya berdampak pada satu sektor. Kerusakan hunian dapat terjadi bersamaan dengan terganggunya jalan, sekolah, fasilitas kesehatan, kegiatan ekonomi, dan sumber penghasilan masyarakat. Karena itu, pemulihan menurutnya juga tidak dapat dilakukan secara terpisah.

“Pemerintah tidak cukup mengembalikan kondisi seperti sebelum bencana. Pemerintah harus menurunkan tingkat risiko masyarakat terhadap bencana berikutnya,” tambah Wahyu

Wahyu menilai pemulihan harus dilihat sebagai satu sistem. Hunian, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi, perlindungan sosial, lingkungan, dan mitigasi bencana perlu ditempatkan dalam satu kerangka pemulihan wilayah.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|