Promosi Adidas yang menampilkan eks tentara IDF Shalev Biton .
REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Perusahaan raksasa olahraga Jerman, Adidas akhirnya meminta maaf secara terbuka usai iklan sepatu difabel yang menggunakan model eks tantara Israel (IDF) menuai kecaman luas dan kampanye boikot. Iklan itu diketahui menampilkan model Shalev Biton, yang kaki kirinya diamputasi usai terluka saat menjalani operasi militer di Gaza pada 2021.
"Kami mengakui bahwa sebuah foto yang digunakan di sebuah aktivitas lokal oleh sebuah tim lokal telah memicu kekhawatiran dan reaksi keras," demikian pernyataan Adidas, menurut laporan Times of Israel dilansir Anadolu.
"(Iklan) itu tidak pernah berniat untuk menyebabkan orang tersinggung dan kami meminta maaf kepada siapa saja yang terdampak," ujar Adidas menambahkan, sambil menggambarkan iklan itu adalah sebuah inisiatif lokal ketimbang kampanye global.
Biton adalah satu dari 11 atlet didabilitas yang tampil dalam sebuah poster di toko Adidas di Israel. Video iklan yang menampilkan Biton sebagai model viral di media sosial.
"Mungkin terdengar seperti sebuah hal kecil, tapi bagi saya ini lebih dari sekadar sepatu. Ini adalah keinginan dari dunia yang kita tempati yang kadang menyesuaikan dengan kita, dan tidak selalu kita yang menyesuaikan diri dengannya," tulis Biton dalam unggahan di Instagram sebagai bagian dari kampanye promosi kolaborasi dengan Adidas.

1 hour ago
2















































