Tiga Jembatan Garuda Perintis Merah Putih Diresmikan di Kota Bima untuk Perkuat Konektivitas

3 hours ago 7

REPUBLIKA.CO.ID, KOTA BIMA, – Sebanyak tiga unit Jembatan Garuda Perintis Merah Putih diresmikan di sejumlah wilayah Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, pada Senin. Peresmian ini bertujuan untuk memperkuat konektivitas dan aksesibilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas pendidikan, pertanian, dan perekonomian warga.

Peresmian dipusatkan di Kelurahan Paruga, sementara dua jembatan lainnya yang berada di Kelurahan Rontu dan Kelurahan Manggemaci diresmikan secara virtual melalui konferensi video.

Manfaat Besar bagi Masyarakat

Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin menyatakan bahwa pembangunan dan perbaikan tiga jembatan tersebut memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama di tengah keterbatasan kemampuan pemerintah daerah dalam memenuhi seluruh kebutuhan infrastruktur.

“Atas nama Pemerintah Kota Bima, saya mengucapkan terima kasih. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami. Jembatan ini memang sangat dibutuhkan untuk ditangani, apalagi saat ini kami benar-benar memiliki keterbatasan,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam pembangunan jembatan tersebut. Menurut dia, peran TNI tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan pertahanan, tetapi juga turut hadir dalam mendukung pembangunan dan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Terima kasih atas kolaborasi dan sinerginya sehingga pembangunan dapat berjalan dengan aman dan kondusif. Apa yang dilakukan TNI merupakan wujud nyata TNI bersama masyarakat,” katanya.

Dukungan Mobilitas dan Ekonomi Warga

Komandan Kodim 1608/Bima Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan mengatakan pembangunan jembatan perintis tersebut merupakan bagian dari program prioritas Presiden sekaligus program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Infrastruktur ini ditujukan untuk mendukung aktivitas dan meningkatkan mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan akses penghubung.

Jembatan di Kelurahan Rontu menghubungkan kawasan persawahan dengan permukiman warga sehingga diharapkan memudahkan masyarakat mengangkut hasil pertanian. Sementara itu, jembatan di Kelurahan Manggemaci menghubungkan dua lingkungan yang sebelumnya membutuhkan akses penghubung untuk mendukung mobilitas warga.

Adapun jembatan di Kelurahan Paruga menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat, termasuk anak-anak dari Kelurahan Paruga dan Kelurahan Dara yang menggunakan jalur tersebut untuk menuju sekolah.

Wali Kota Bima berpesan kepada masyarakat agar menjaga dan merawat fasilitas jembatan tersebut sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. “Saya berharap jembatan ini dapat dipergunakan dalam waktu yang panjang. Mari kita jaga dan rawat bersama. Jangan menggunakan jembatan ini melebihi kapasitas dan apabila ada kerusakan, segera sampaikan kepada pihak terdekat, seperti kelurahan,” katanya.

Peresmian tiga Jembatan Garuda Perintis Merah Putih tersebut diharapkan memperkuat akses masyarakat, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung kegiatan pendidikan, pertanian, dan perekonomian di sejumlah wilayah Kota Bima.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|