Warga mengenakan jas hujan untuk beraktivitas di Stasiun Tebet, Jakarta, Selasa (30/1/2024).
REPUBLIKA.CO.ID, MAJALENGKA – Masyarakat di Wilayah Ciayumajakuning (Kabupaten/Kota Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) merasakan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari terakhir. Udara dingin itupun semakin terasa dengan adanya angin kencang yang disertai hujan.
Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kertajati, Dyan Anggraini, membenarkan kondisi suhu udara yang kini terasa lebih dingin. Ia menjelaskan, hal itu berkaitan dengan kondisi cuaca yang terjadi saat ini.
“Memang akhir-akhir ini suhu udara terasa lebih dingin karena kondisi cuaca pada umumnya pada pagi hingga siang hari berawan hingga hujan ringan,” kata Dyan kepada Republika, Rabu (14/1/2026).
Ia melanjutkan, kondisi tersebut membuat sinar matahari tidak maksimal dalam proses pemanasan yang sampai ke permukaan bumi. Ditambah lagi di beberapa daerah saat ini anginnya juga cukup kencang.
Dyan menyebutkan, selama tiga hari terakhir, suhu maksimum yang tercatat oleh BMKG di titik pemantauan Kertajati sebesar 29,6 celcius. Sedangkan di titik pemantauan Jatiwangi, tercatat maksimum 30,8 derajat celcius.
“Untuk suhu minimumnya mencapai 22,4 celcius,” terang Dyan.
Salah seorang warga di Kelurahan Margadadi, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Yani (43), mengatakan, udara dingin dirasakannya sejak pagi hari. Apalagi, udara dingin juga disertai angin yang cukup kencang dan hujan intensitas ringan hingga sedang yang terjadi secara tiba-tiba dan dalam waktu singkat.
“Kalau pagi mengantarkan anak sekolah pakai sepeda motor itu terasa sekali dinginnya,” ucapnya.

1 month ago
21

















































