REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Di era digital yang terus berkembang, konsep smart city bukan lagi sekadar gagasan futuristik yang hanya dibahas dalam forum teknologi. Kini, smart city menjadi kebutuhan nyata bagi kota-kota di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Tantangan yang dihadapi kota modern pun serupa, yakni bagaimana menciptakan kehidupan yang lebih efisien, nyaman, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Peran Program Studi (Prodi) Teknologi Informasi sebagai fondasi smart city, menjadi jalur strategis bagi generasi muda yang ingin berkontribusi dalam pembangunan kota masa depan.
Apa Itu Smart City?
Secara sederhana, smart city adalah konsep pengelolaan kota yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan publik, mengoptimalkan penggunaan sumber daya, serta memperbaiki kualitas hidup masyarakat. Data menjadi elemen utama dalam sistem ini, mulai dari pengaturan lalu lintas, pengelolaan energi, hingga layanan kesehatan dan pendidikan.
Namun, smart city bukan sekadar pemasangan sensor di jalan atau penyediaan aplikasi layanan publik. Konsep ini merupakan sebuah ekosistem terintegrasi, di mana berbagai sistem digital saling terhubung dan bekerja secara harmonis untuk menjawab tantangan perkotaan secara efektif.
Dengan pendekatan tersebut, smart city menjadi fondasi penting bagi pembangunan kota modern yang responsif, adaptif, dan berbasis data. Di sinilah peran Prodi Teknologi Informasi menjadi semakin strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu merancang dan mengelola sistem kota cerdas.

3 hours ago
3

















































