Skor DxOMark iPhone 17 Tembus 157, Samai Galaxy S26 Ultra

3 hours ago 5

Harianjogja.com, JOGJA— iPhone 17 reguler membuktikan bahwa jumlah kamera bukan satu-satunya penentu kualitas fotografi smartphone. Dalam pengujian terbaru DxOMark, ponsel terbaru Apple tersebut berhasil meraih skor 157 poin dan masuk jajaran 20 besar smartphone dengan kamera terbaik di dunia.

Menariknya, capaian tersebut membuat iPhone 17 berada di level yang sama dengan sejumlah perangkat flagship premium seperti iPhone 16 Pro, Oppo Find X7 Ultra, dan Samsung Galaxy S26 Ultra. Padahal, iPhone 17 hanya mengandalkan konfigurasi dua kamera belakang, sementara para pesaingnya dibekali sistem kamera yang jauh lebih kompleks dengan tambahan lensa telefoto dan sensor berukuran besar.

Dilansir dari Gizmo China, hasil ini menjadi bukti bahwa strategi Apple yang menggabungkan peningkatan perangkat keras dan optimalisasi perangkat lunak masih mampu bersaing di pasar smartphone premium yang semakin kompetitif.

Skor Naik 10 Poin dari Generasi Sebelumnya

Salah satu peningkatan terbesar pada iPhone 17 terletak pada sektor kamera ultra-wide. Apple meningkatkan resolusi kamera tersebut dari 12MP pada generasi sebelumnya menjadi 48MP.

Peningkatan ini berkontribusi besar terhadap lonjakan skor DxOMark yang mencapai 157 poin atau naik 10 poin dibandingkan iPhone 16 yang memperoleh skor 147.

Apple membekali perangkat ini dengan sistem Dual Fusion 48MP yang terdiri dari kamera utama Fusion 48MP dengan aperture f/1.6 dan stabilisasi gambar optik berbasis sensor, serta kamera Ultra Wide Fusion 48MP.

Berkat sensor beresolusi tinggi tersebut, iPhone 17 mampu menghasilkan foto ultra-wide 24MP secara default dan mendukung pengambilan gambar hingga resolusi penuh 48MP untuk kebutuhan detail yang lebih tinggi.

Kemampuan Video Jadi Nilai Jual Utama

Selain fotografi, kemampuan videografi menjadi salah satu aspek yang paling menonjol dalam pengujian DxOMark.

Perangkat ini dinilai mampu menghasilkan rekaman video yang konsisten dalam berbagai kondisi pencahayaan. Sistem fokus otomatis bekerja cepat dan stabil, sementara teknologi stabilisasi video membantu menjaga hasil rekaman tetap halus saat bergerak.

DxOMark juga mencatat reproduksi warna pada video terlihat alami dengan tingkat noise yang terkendali dengan baik.

Apple melengkapi iPhone 17 dengan kemampuan perekaman video Dolby Vision hingga resolusi 4K 60fps. Dukungan stabilisasi video sinematik serta teknologi pemrosesan gambar terbaru membuat kualitas video menjadi salah satu keunggulan utama perangkat ini.

Menariknya, sistem pengurangan noise pada iPhone 17 disebut bekerja lebih agresif dibandingkan versi Pro. Strategi ini membantu menghasilkan foto yang terlihat lebih bersih, meski dalam beberapa kondisi dapat mengurangi detail halus pada objek.

Zoom Masih Jadi Titik Lemah

Di balik peningkatan yang signifikan, iPhone 17 masih memiliki sejumlah keterbatasan.

Kekurangan paling mencolok berada pada kemampuan zoom karena perangkat ini tidak dibekali lensa telefoto khusus. Seluruh pembesaran gambar mengandalkan teknik digital crop sehingga kualitas gambar saat zoom jauh tidak sekuat smartphone flagship yang memiliki kamera telefoto optik.

Kondisi tersebut menjadi pembeda utama ketika iPhone 17 dibandingkan dengan Samsung Galaxy S26 Ultra maupun Oppo Find X7 Ultra yang memiliki sistem kamera lebih lengkap untuk kebutuhan fotografi jarak jauh.

Meski skor keseluruhannya sama, kemampuan masing-masing perangkat tetap memiliki karakteristik berbeda tergantung jenis pemotretan yang dilakukan.

Mode Potret Masih Perlu Penyempurnaan

DxOMark juga memberikan beberapa catatan pada mode portrait iPhone 17.

Dalam sejumlah skenario pengujian, detail wajah disebut sedikit lebih rendah dibandingkan beberapa pesaing di kelas premium. Selain itu, pengelolaan efek kedalaman bidang atau depth of field pada foto grup terkadang membuat subjek di latar belakang terlihat kurang tajam.

Meski demikian, kekurangan tersebut tidak terlalu memengaruhi skor keseluruhan karena aspek lain seperti eksposur, warna, video, dan ultra-wide berhasil memberikan nilai tinggi.

Pemrosesan Gambar Jadi Kunci

Salah satu faktor yang membuat iPhone 17 mampu bersaing dengan smartphone kelas Ultra adalah teknologi pemrosesan gambar yang semakin matang.

Apple mengandalkan kombinasi Photonic Engine, Deep Fusion, dan Smart HDR 5 untuk meningkatkan kualitas foto. Teknologi tersebut membantu menghasilkan detail yang lebih baik, rentang dinamis yang luas, serta reproduksi warna yang lebih akurat.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa kualitas kamera smartphone modern tidak hanya ditentukan oleh ukuran sensor atau jumlah lensa, tetapi juga kemampuan perangkat lunak dalam mengolah gambar.

Dengan skor 157 poin, iPhone 17 berhasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan generasi sebelumnya. Kamera ultra-wide 48MP, kemampuan video yang kuat, autofokus cepat, dan pemrosesan gambar canggih menjadi faktor utama di balik pencapaian tersebut.

Meski masih memiliki keterbatasan pada sektor zoom dan portrait, keberhasilan iPhone 17 menyamai skor sejumlah smartphone Ultra menunjukkan bahwa model reguler kini semakin mampu mendekati performa kamera kelas flagship premium.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|