Sunartono Minggu, 20 September 2026 17:17 WIB

Veda Ega Pratama melesat dari P19 ke P4 di Moto3 Austria 2026 sebelum terkena double Long Lap Penalty dan finis P13. /Instagram.
Harianjogja.com, JOGJA—Veda Ega Pratama menunjukkan performa impresif pada Moto3 Austria 2026, Minggu. Memulai balapan dari posisi ke-19, pembalap asal Gunungkidul itu sempat melesat hingga posisi keempat sebelum akhirnya harus turun ke P13 akibat double Long Lap Penalty (LLP).
Balapan berlangsung selama 20 lap dengan kondisi trek yang cukup dingin. Suhu permukaan lintasan tercatat 13 derajat Celsius.
Dalam kondisi tersebut, mayoritas pembalap memilih kombinasi ban SC2-SC1. Sementara itu, Veda bersama timnya mengambil strategi berbeda dengan menggunakan kombinasi SC1-SC1.
Sejak awal balapan, Brian Uriarte yang meraih pole position pada sesi kualifikasi Sabtu langsung bersaing di barisan depan bersama Almansa dan Carpe.
Veda justru harus memulai perjuangan dari posisi ke-19. Namun, pembalap muda Indonesia tersebut secara bertahap memperbaiki posisinya.
Pada lap ketiga, Veda sudah naik ke posisi ke-13. Satu lap kemudian, ia kembali merangsek hingga P11.
Veda Sempat Kuasai Posisi Keempat
Perubahan posisi di barisan depan membuka peluang bagi Veda untuk semakin mendekat. Pemimpin balapan Almansa mengalami crash pada lap kedelapan.
Situasi tersebut dimanfaatkan Veda untuk terus naik ke papan atas. Pada lap kesembilan, ia sudah berada di posisi keenam sebelum kemudian merebut P5 pada lap ke-10.
Dari posisi tersebut, Veda bahkan memimpin rombongan pembalap Honda seperti Eddie O'Shea, Kelso, dan Casey O'Gorman.
Perjuangan Veda belum berhenti. Pada lap ke-13, ia berhasil melewati Munoz untuk mengamankan posisi keempat.
Veda di P5 berjarak 1,5 detik dari Munoz sebelum akhirnya melakukan manuver bersih yang membawanya masuk ke barisan empat besar.
Posisi tersebut menjadi peluang bagi Veda untuk mengejar podium pertamanya musim ini. Namun, insiden menjelang akhir balapan kemudian mengubah jalannya persaingan.
Kena Double Long Lap Penalty
Kontak fisik yang melibatkan Veda dan Munoz membuat pengawas balapan menjatuhkan hukuman Long Lap Penalty kepada pembalap asal Gunungkidul tersebut.
Veda menjalankan LLP pada lap ke-19. Penalti itu membuat posisinya merosot drastis dari P4 ke P13.
Masalah kembali muncul ketika eksekusi penalti pertama dinyatakan gagal atau failed LLP. Veda pun harus menjalankan Long Lap Penalty untuk kedua kalinya.
Hukuman ganda tersebut membuat peluang Veda untuk meraih podium pertamanya musim ini buyar.
Hingga bendera checkered flag dikibarkan setelah 20 lap, Maximo Quiles keluar sebagai pemenang Moto3 Austria 2026. Brian Uriarte finis di posisi kedua dengan selisih 2,5 detik dari Quiles.
Veda akhirnya harus puas finis di posisi ke-13. Meski demikian, perjuangannya dari posisi ke-19 hingga sempat menembus posisi keempat menjadi salah satu catatan penting penampilannya di Moto3 Austria 2026. Hasil ini membuat Veda mengantongi 3 poin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online
















































