Renovasi Kios Pasar Pa'baeng-baeng Makassar Rampung 3 Pekan, Pedagang Juga Dapat Bantuan Modal

7 hours ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR, – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memastikan proses rehabilitasi kios pedagang di Pasar Pa'baeng-baeng yang terdampak kebakaran akan rampung dalam waktu dua hingga tiga pekan. Selain perbaikan fisik, pemerintah kota juga berkomitmen memfasilitasi bantuan permodalan agar aktivitas usaha para pedagang dapat segera pulih.

Munafri menegaskan percepatan pemulihan infrastruktur pasar menjadi prioritas utama. Ia tidak ingin para pedagang kehilangan tempat berjualan terlalu lama karena akan berdampak langsung pada perekonomian mereka.

"Pemulihan Pasar Pa'baeng-baeng harus diarahkan pada percepatan perbaikan infrastruktur agar aktivitas perdagangan dapat kembali berjalan. Ini perlu supaya cepat ada rehabilitasi untuk memastikan mereka kembali bisa jualan," ujar Munafri di Makassar, Rabu.

Berdasarkan peninjauan langsung di lokasi, Munafri memperkirakan proses pengerjaan fisik los-los pasar akan memakan waktu sekitar 2–3 minggu. Ia berharap dalam kurun waktu tersebut, seluruh tempat usaha sudah bisa difungsikan kembali oleh para pedagang.

Fasilitasi Akses Permodalan KUR

Selain merespons kebutuhan perbaikan fisik, Munafri juga mendengarkan aspirasi pedagang yang membutuhkan dukungan permodalan. Banyak pedagang mengaku kesulitan memutar kembali roda usaha mereka pascakebakaran.

Menindaklanjuti hal tersebut, ia memerintahkan jajaran kelurahan dan kecamatan setempat untuk segera melakukan pendataan terhadap seluruh pedagang yang terdampak. Data tersebut akan digunakan untuk memfasilitasi akses pembiayaan ke lembaga perbankan.

“Kita akan mempertemukan melalui Pak Lurah, Pak Camat, yang ada di sini untuk kami akses melalui proses permodalan tambahan. Melalui bank-bank yang sistem penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan sebagainya,” jelas Munafri.

Evaluasi Mitigasi Kebakaran

Lebih jauh, Munafri meminta peristiwa kebakaran ini menjadi pelajaran berharga untuk memperkuat sistem mitigasi di seluruh pasar tradisional di Kota Makassar. Ia menekankan pentingnya kesiapan perangkat pertolongan pertama pada setiap area pasar.

Ia menginstruksikan PD Pasar untuk segera memeriksa dan memastikan seluruh Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta hidran dalam kondisi aktif dan siap pakai. Pengecekan ini wajib dilakukan di semua pasar yang berada di bawah pengelolaan pemerintah kota.

“Mulai dari sekarang dicek seluruh pasar-pasar yang ada untuk keaktifan alat-alat untuk bisa memberikan pertolongan pertama ketika terjadi hal-hal yang seperti ini,” tegasnya.

Tak hanya alat pemadam, Munafri juga menyoroti aspek keamanan instalasi listrik di lingkungan pasar. Ia meminta agar seluruh jaringan listrik diperiksa secara menyeluruh untuk mencegah potensi korsleting yang kerap menjadi pemicu kebakaran.

“Listriknya jangan asal colok, jangan disambung-sambung sembarangan. Pastikan instalasi listriknya aman supaya tidak mudah mengakibatkan korsleting,” ucap Munafri mengingatkan.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|