Rekor Muri tercipta berkat berhasil memasak 1.447 porsi opor ayam di satu lokasi.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Momen silaturahim Lebaranmenjadi saat yang paling dinanti untuk berkumpul bersama keluarga. Di tengah kehangatan tersebut, rasanya belum lengkap jika tidak menyantap opor ayam, hidangan ikonik yang selalu membawa memori kebersamaan di meja makan.
Memahami betapa berharganya momen tersebut, Sasa hadir memberikan inspirasi melalui Sasa OPORasi Lebaran Food Festival. Opor yang lezat kini bisa disajikan dengan lebih praktis menggunakan Sasa Santan sebagai bahan utama, memastikan kuahnya tetap konsisten, gurih, dan creamy.
Sebagai wujud nyata dari inspirasi itu, menurut Marketing Manager PT Sasa Inti, Nanda Rahmanu, perusahaan menghadirkan 1.447 porsi opor ayam untuk dinikmati bersama masyarakat sebagai santapan berbuka puasa. Pihaknya ingin menghadirkan suasana kebersamaan dan silaturahmi yang semakin hangat menjelang Lebaran.
"Kami membuktikan bahwa menyajikan opor dalam jumlah besar sekali pun tetap bisa dilakukan dengan praktis. Kualitas rasanya dipastikan selalu konsisten, gurih, dan creamy. Harapannya, para ibu bisa lebih percaya diri menghidangkan menu andalan ini," ujarnya dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (20/3/2025).
Adapun penyelenggaraan masak bersama berlangsung di Q-Big BSD City, Kota Tangerang Selatan, Banten pada Ahad (8/3/2026). Acara itu dihadiri oleh ribuan pengunjung yang terdiri dari peserta memasak, peserta dari berbagai komunitas, warga sekitar, dan masyarakat umum.
Nanda menjelaskan, acara masak bersama itu berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri). Peserta berhasil memasak 1.447 porsi opor ayam dalam satu rangkaian kegiatan di satu lokasi. Angka 1.447 ini dipilih secara khusus sebagai wujud simbolis perayaan menyambut Hari Raya Idul Fitri tahun 1447 Hijrah.

6 hours ago
2















































