Gelar Bedug Kolosal, Pramono ingin perkuat kebersamaan di Jakarta.
Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo menggelar acara Jakarta Bedug Kolosal dalam rangka memperkuat nilai kebersamaan bagi warga Jakarta.
"Lebih dari sekedar sarana hiburan kegiatan ini juga memperkuat nilai kebersamaan mempererat harmoni sosial serta menjadi ruang kreativitas dan karya masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Jakarta," katanya saat membuka acara yang diselenggarakan di Bundaran HI, Jumat.
Ia juga menjelaskan kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian perayaan Eid Mubarak Jakarta yang terasa semakin semarak dengan kehadiran seribu bedug dari 261 kelurahan di Jakarta serta perwakilan dari provinsi Banten dan Sumatera Barat.
"Selain itu diselenggarakan pawai obor yang melibatkan 5000 peserta pawai mobil hias serta pertunjukan air mancur bertema Jakarta Rhythm of the Fountain yang menghadirkan sukacita menyambut datangnya hari raya Idul Fitri," katanya.
Ia menambahkan melalui kegiatan ini Pemerintah provinsi DKI Jakarta ingin menghadirkan momen bagi masyarakat untuk merayakan gema takbir yang aman dan nyaman.
"Bundaran HI kita hadirkan sebagai ruang interaksi sosial tempat warga berjalan bersama keluarga menyaksikan pertunjukan air mancur dan pawai obor yang berpadu dengan cahaya dan musik religi serta merasakan hangatnya kebersamaan di malam kemenangan ini," katanya.
Malam takbiran tahun ini menurut Pramono terasa istimewa karena beriringan dengan Hari Raya Nyepi pada kemarin baru diperingati.
"Momentum ini jadi pengingat bagi kita semua bahwa warga Jakarta adalah rumah bagi keberagaman tempat berbagi tradisi dan keyakinan hidup berdampingan dalam suasana saling menghormati," ucapnya.
Dalam suasana saling menghormati sebagai pelengkap kegiatan Idul Fitri, Pramono bakal menyelenggarakan acara halal bihalal pada tanggal 11 April 2026 di Lapangan Banteng untuk merayakan kemenangan sekaligus warga silaturahmi untuk saling menyapa memaafkan dan menguatkan kebersamaan warga
"Saya dan Wagub Rano Karno sungguh berharap seluruh kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan tahunan tetapi juga jadi bagian dari identitas Jakarta sebagai kota inklusif kreatif berbudaya kota global serta memberikan pengalaman yang berkesan bagi seluruh masyarakat maupun wisatawan yang datang ke Jakarta," jelasnya.
Tak lupa, Pramono juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga Jakarta yang selama bulan Ramadhan telah menjaga suasana kota tetap berjalan kondusif penuh toleransi dan sarat dengan semangat kebersamaan.
"Mari kita rayakan malam takbiran ini dengan semangat jaga Jakarta tetap menjaga ketertiban keamanan kebersihan kota kita tercinta agar Jakarta tetap menjadi tuan rumah yang nyaman bagi seluruh warganya," katanya.
sumber : antara

3 hours ago
1















































