REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Indonesia dan Prancis mempererat kemitraan strategis di sektor olahraga dengan meluncurkan program Next Goal, sebuah inisiatif yang difokuskan pada pengembangan sepak bola putri di Tanah Air.
Program ini merupakan kolaborasi antara Kedutaan Besar Prancis di Indonesia, Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Kerja sama tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam mendorong pemberdayaan generasi muda, kesetaraan gender, serta penguatan diplomasi olahraga jangka panjang.
Inisiatif ini hadir sebagai kelanjutan dari momentum Olimpiade Paris 2024 serta dalam konteks menuju Piala Dunia FIFA 2026. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut baik program tersebut sebagai langkah konkret dalam mempercepat perkembangan sepak bola perempuan di Indonesia.
“Kami menyambut baik kolaborasi melalui program Next Goal ini sebagai langkah nyata percepatan perkembangan sepak bola perempuan di Indonesia. PSSI percaya, kemajuan sepak bola tidak hanya diukur dari prestasi timnas, tetapi juga dari kesempatan setara bagi generasi muda, termasuk perempuan,” ujar Erick dalam keterangan tertulis, Senin (6/4/2026).
Ia menambahkan, kerja sama dengan federasi sepak bola Prancis menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan pemain, pelatih, hingga tata kelola sepak bola nasional.
Program Next Goal dirancang secara komprehensif dengan menyasar lebih dari 500 peserta. Fokus utamanya meliputi pengembangan pemain usia dini, peningkatan kapasitas pelatih, hingga penguatan manajemen dan tata kelola olahraga, khususnya sepak bola putri.
Sebanyak 400 pemain usia 7-12 tahun akan terlibat dalam festival grassroots di Indonesia. Selain itu, 19 pemain tim nasional U-17 putri dijadwalkan mengikuti pemusatan latihan bersama pelatih asal Prancis guna meningkatkan kemampuan teknis, taktis, dan mental.
Di sektor kepelatihan, 60 pelatih akan mendapatkan pelatihan di Indonesia, sementara lima pelatih terpilih akan mengikuti program imersif di Prancis. Program ini juga mencakup pelatihan manajemen olahraga yang diikuti 25 peserta perempuan di Jakarta.
Sebagai bagian dari implementasi, klinik pelatihan akan digelar pada 11-12 April 2026 di Bandung dengan menghadirkan instruktur dari akademi sepak bola Prancis. Sejumlah pemain nasional seperti Zahra Muzdalifah, Syafia Chorlienka, dan Laita Roati dijadwalkan turut ambil bagian.
Sementara itu, sesi lanjutan di Prancis akan berlangsung pada 3-9 Mei 2026, termasuk kegiatan di pusat pelatihan nasional FFF di Clairefontaine serta kunjungan ke kantor federasi dan FIFA di Paris.
Ke depan, program ini juga diarahkan untuk membuka jalan bagi penandatanganan nota kesepahaman antara FFF dan Garuda Academy. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat fondasi struktural sepak bola putri Indonesia agar lebih kompetitif di level regional maupun internasional.
Program NEXT GOAL
1. Pengembangan Pemain
* 400 pemain putri usia 7-12 tahun dalam Grassroots Festival di Indonesia
* 19 pemain Timnas U-17 Putri mengikuti training camp yang dilatih langsung oleh pelatih tim Prancis.
* Pengembangan teknis, taktis, dan psikologis
* Kunjungan budaya dan institusional di Prancis
2. Pelatihan untuk Pelatih
* 60 pelatih dilatih di Indonesia
* 5 pelatih Indonesia mengikuti sesi imersif di Prancis
* Pedagogi inklusif dan metodologi pelatihan modern
* Perencanaan pengembangan jangka panjang dan evaluasi praktis
3. Manajemen Olahraga dan Hukum Olahraga
* Program ini diikuti oleh 25 peserta perempuan di Jakarta.
* Fokus pada pengembangan kepemimpinan, manajemen, administrasi, dan tata kelola olahraga, khususnya sepak bola putri.
* Mencakup pembahasan struktur kompetisi sepak bola wanita serta pengembangan federasi.
* Termasuk dialog kelembagaan dengan pemangku kepentingan sepak bola Prancis.

6 hours ago
5
















































