Jalan alternatif di Bener Meriah kembali lumpuh akibat sungai meluap.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH, – Jalan alternatif penghubung antar kabupaten di Desa Wih Porak, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, kembali lumpuh akibat luapan sungai setelah hujan deras melanda pada Senin sore. Menurut Kepala BPBD Bener Meriah, Syafriadi, jalan tersebut terputus total sekitar pukul 17.00 WIB.
Jalan Wih Porak merupakan satu-satunya akses alternatif menuju wilayah tengah Aceh, menggantikan jalur nasional di kawasan Enang-Enang yang belum pulih pascabencana akhir November 2025. Jalan ini menjadi penghubung utama dari Kabupaten Bireuen menuju Bener Meriah hingga Aceh Tengah.
Pada Minggu (5/4), badan jalan di kawasan itu juga mengalami kerusakan akibat naiknya air sungai setelah hujan deras, yang menyebabkan jalan tertutup lumpur. Perbaikan sempat dilakukan dan jalan kembali normal pada Senin (6/4) dini hari. Namun, hujan deras yang kembali mengguyur pada Senin sore menyebabkan luapan air sungai kembali menutupi badan jalan.
Kepala Pusat Data dan Informasi Posko Penanganan Bencana Bener Meriah, Ilham Abdi, menyatakan bahwa debit air masih tinggi hingga Senin malam dan penanganan hanya bisa dilakukan setelah air surut. Alat berat seperti ekskavator sudah disiagakan di lokasi untuk mempercepat penanganan ketika air tidak lagi menggenangi jalan.
Di lapangan, antrean kendaraan yang ingin melintas semakin panjang, menunggu air surut. "Kalau tidak hujan, debit airnya bisa cepat turun. Namun, saat ini kondisinya masih hujan," kata Ilham Abdi.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

4 hours ago
1
















































