Preview Portugal Vs Uzbekistan: Ronaldo Dituntut Bangkit, Selecao tak Boleh Gagal Menang Lagi

3 hours ago 3

Penyerang Portugal Cristiano Ronaldo (kanan) beraksi melawan pemain RD Kongo Yoane Wissa selama pertandingan babak penyisihan grup Piala Dunia FIFA 2026 di Houston, Texas, AS, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim nasional Portugal menghadapi laga krusial saat berjumpa Uzbekistan pada pertandingan kedua Grup K Piala Dunia 2026 di Stadion Houston, Rabu (24/6/2026) dini hari WIB. Setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo pada laga pembuka, Selecao das Quinas wajib meraih kemenangan demi menjaga peluang lolos ke babak 32 besar.

Hasil pertandingan pertama meninggalkan banyak pekerjaan rumah bagi skuad asuhan Roberto Martinez. Portugal memang mendominasi penguasaan bola dan mengontrol jalannya laga, tetapi gagal menerjemahkan dominasi tersebut menjadi kemenangan.

Secara statistik, Selecao tampil impresif. Mereka mencatatkan penguasaan bola lebih dari 75 persen dan akurasi operan di atas 92 persen. Namun angka-angka itu justru memperlihatkan persoalan utama, Portugal kurang tajam di depan gawang lawan.

Tim Iberia tersebut hanya menghasilkan tujuh tembakan sepanjang pertandingan, bahkan kalah agresif dibandingkan Kongo yang mampu melepaskan delapan percobaan. Dominasi bola tidak diikuti kualitas peluang yang memadai.

Masalah terbesar Portugal terlihat pada kohesi permainan di sepertiga akhir lapangan. Aliran bola dari lini tengah berjalan lancar, tetapi kombinasi antarpemain depan sering terputus ketika memasuki area berbahaya. Akibatnya, serangan Portugal kerap berakhir tanpa ancaman nyata.

Sorotan pun kembali mengarah kepada Cristiano Ronaldo. Kapten berusia 41 tahun itu menjalani Piala Dunia keenam sepanjang kariernya, tetapi gagal mencetak gol pada laga pembuka meski memperoleh sejumlah peluang.

Meski demikian, Martinez menolak menjadikan Ronaldo sebagai kambing hitam atas hasil yang kurang memuaskan tersebut. Ia justru menilai sang kapten tetap memberikan kontribusi penting bagi tim.

"Dia adalah contoh sebagai kapten. Dia ingin berkontribusi dan menjadi panutan bagi tim kami," kata Martinez dalam konferensi pers jelang pertandingan, dikutip dari ESPN.

Pelatih asal Spanyol itu menegaskan pergerakan Ronaldo tetap penting dalam membuka ruang bagi rekan-rekannya. Namun Martinez juga mengakui seluruh tim merasakan kekecewaan setelah gagal mengamankan kemenangan atas Kongo.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|