
Julian Alvarez menilai semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris bakal berjalan sulit. Argentina fokus memulihkan kondisi jelang laga. /Instagram.
Harianjogja.com, JAKARTA—Penyerang tim nasional Argentina Julian Alvarez menegaskan laga semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris tidak akan berjalan mudah. Setelah memastikan tiket empat besar, skuad Albiceleste kini memusatkan perhatian untuk memulihkan kondisi sebelum menghadapi The Three Lions pada Kamis (16/7/2026) pukul 02.00 WIB di Stadion Atlanta, Amerika Serikat.
Alvarez mengakui setiap pertandingan semifinal Piala Dunia memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Karena itu, Argentina memilih fokus pada persiapan internal meski telah mempelajari kekuatan calon lawannya.
"Semifinal Piala Dunia akan selalu menjadi pertandingan yang sulit," kata Alvarez, dikutip dari laman resmi FIFA, Senin.
Argentina Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Semifinal
Penyerang Atletico Madrid tersebut baru saja membantu Argentina melaju ke semifinal setelah mengalahkan Swiss dengan skor 3-1 pada babak perempat final di Stadion Kansas City, Minggu.
Dalam pertandingan tersebut, Alvarez menyumbang satu gol. Torehan itu menjadi gol pertamanya di Piala Dunia 2026 sekaligus gol kelimanya di ajang Piala Dunia sepanjang dua penampilannya sejak edisi Qatar 2022.
Meski mengakui kualitas Inggris, Alvarez menegaskan fokus utama tim saat ini adalah memulihkan kebugaran sebelum memasuki laga penentuan.
"Kami sudah melihat cara mereka bermain dan mereka adalah tim yang hebat dengan pemain-pemain berkualitas tinggi. Namun, saat ini kami fokus pada diri kami sendiri, dan untuk sementara yang terpenting adalah memulihkan kondisi," kata Alvarez.
Inggris memastikan tempat di semifinal setelah menyingkirkan Norwegia dengan kemenangan 2-1.
Rekor Pertemuan Masih Berpihak kepada Inggris
Laga nanti juga menjadi pertemuan sarat sejarah. Argentina dan Inggris tercatat sudah lima kali saling berhadapan di putaran final Piala Dunia.
Dari lima pertemuan tersebut, The Three Lions unggul dengan meraih tiga kemenangan. Adapun duel terakhir kedua negara terjadi pada Piala Dunia 2002 di Jepang dan Korea Selatan.
Saat itu Argentina harus mengakui keunggulan Inggris dengan skor 0-1 melalui gol tunggal David Beckham dari titik penalti.
Tagliafico Sebut Inggris Lawan Berkualitas
Bek kiri Argentina Nicolas Tagliafico turut menilai Inggris sebagai lawan yang memiliki kualitas tinggi. Menurutnya, Argentina harus mempersiapkan diri sebaik mungkin agar mampu mengamankan tiket ke partai final sekaligus menjaga peluang mempertahankan gelar juara dunia.
"Argentina dan Inggris tidak terlalu sering bertemu. Kami harus mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk semifinal ini dan berjuang demi mencapai final," ucap Tagliafico.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































