Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Pasokan Minyak ke Berbagai Negara

9 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto telah menginstruksikan dirinya beserta tim untuk segera mencari sumber pasokan minyak tambahan dari berbagai negara. Hal itu demi menjaga ketahanan energi nasional selama eskalasi geopolitik di Timur Tengah.

Bahlil mengatakan pemerintah tengah mengupayakan diversifikasi sumber impor minyak, serta memaksimalkan potensi energi yang ada di dalam negeri untuk menjaga ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG).

"Insya Allah pemerintah akan menjaga tentang pasokan energi kemudian cadangan energi kita dan harga. Dalam berbagai kesempatan sekalipun dalam kondisi yang memang hampir semua dunia kena tetapi kita bersyukur kepada Allah, atas perintah Bapak Presiden dan dukungan rakyat, hari ini BBM di negara kita tercinta baik daripada bensin, solar maupun LPG terpenuhi dengan baik," tuturnya dalam konferensi pers usai tinjauan pasokan BBM di SPBU Bolon, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (26/3/2026).

"Namun kita harus menyadari bahwa kondisi geopolitik ini tidak ada satu orang pun yang dapat meramalkan. Bahkan dalam berbagai analisa itu rasanya sih kita berdoa agar bisa selesai perang ini dengan baik, cepat. Tapi kalau kita melihat dengan yang ada, ya ini kita berusaha untuk tidak terlalu panjang," ujarnya.

"Atas dasar itu Bapak Presiden semalam memerintahkan kepada saya dan tim untuk segera mencari pasokan-pasokan minyak kita dari hampir semua negara. Kemudian mengoptimalkan semua energi yang ada pada kita," lanjutnya.

Bahlil menuturkan Indonesia sebelumnya mengimpor sekitar 20% minyak mentah (crude oil) dari Timur Tengah yang dikirim melalui Selat Hormuz, jalur perairan strategis yang saat ini berada dalam pusaran konflik.

Namun, pemerintah telah mengambil langkah cepat dengan mengalihkan (switching) pasokan dari negara-negara lain untuk menutupi potensi kekurangan.

"Kita juga tahu bahwa 20% dari crude kita itu kita ambil dari Selat Hormuz, sekarang kita sudah switch ke tempat lain dan pasokannya sekarang insya Allah sudah mulai membaik. Jadi mohon doanya saja," tambahnya.

Tidak menampik, Bahlil mengatakan sejumlah negara tetangga di Asia mulai menghadapi kondisi darurat energi, pemerintah memastikan pasokan BBM dan LPG di Indonesia saat ini masih dalam kondisi aman dan terkendali.

Pemerintah menyebutkan cadangan energi nasional masih berada di atas standar minimal yang ditetapkan.

Lebih lanjut, Bahlil menegaskan bahwa pemerintah belum memiliki rencana untuk menaikkan harga BBM bersubsidi dalam waktu dekat. Ia mengaku terus berkoordinasi dengan Menteri Keuangan untuk mencari skema pembiayaan terbaik agar beban dari kondisi saat ini tidak langsung dilimpahkan kepada masyarakat.

"Doakan kami dari pemerintah khususnya untuk subsidi, sampai dengan semalam arahan Bapak Presiden untuk mencari akal bagaimana agar kita jangan memberatkan rakyat. Jadi untuk subsidi, saya dengan Menteri Keuangan sekarang terus-menerus untuk mencari solusi yang terbaik sekalipun krisis tapi tetap rakyat kita perhatikan tentang keadaannya," tandasnya.

(wia)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|