Pengaruh Media Sosial terhadap Perubahan Sikap Mahasiswa: Tinjauan Tradisi Sosiopsikologis

2 hours ago 2

Image Nizar Hazimul Fikri

Edukasi | 2026-06-21 14:56:30

Perkembangan media sosial telah mengubah cara mahasiswa berkomunikasi, memperoleh informasi, dan membentuk pandangan terhadap berbagai isu. Setiap hari, mahasiswa menerima berbagai pesan dari media sosial yang dapat memengaruhi cara berpikir, sikap, hingga perilaku mereka. Dalam kajian teori komunikasi, fenomena ini dapat dianalisis melalui tradisi sosiopsikologis yang berfokus pada proses individu dalam menerima, mengolah, dan merespons pesan komunikasi.

Tradisi sosiopsikologis memandang komunikasi sebagai proses yang melibatkan aspek psikologis individu, seperti persepsi, kognisi, kepribadian, dan sikap. Fokus utama tradisi ini adalah memahami bagaimana pesan diterima, diproses, serta menghasilkan efek tertentu pada individu. Dalam konteks media sosial, mahasiswa setiap hari terpapar berbagai informasi, mulai dari berita, opini, hingga tren yang sedang berkembang.

Pesan-pesan tersebut dapat memengaruhi cara pandang mahasiswa terhadap suatu isu. Misalnya, kampanye mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental yang disampaikan secara berulang melalui media sosial dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa untuk lebih memperhatikan kondisi psikologis mereka.

Menurut tradisi sosiopsikologis, keberhasilan sebuah pesan dalam memengaruhi sikap dipengaruhi oleh sumber pesan, isi pesan, dan karakteristik audiens. Sumber yang dianggap kredibel akan lebih mudah meyakinkan penerima pesan dibandingkan sumber yang kurang terpercaya. Selain itu, isi pesan yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan audiens juga lebih efektif dalam menghasilkan perubahan sikap. Proses perubahan sikap tersebut terjadi karena individu melakukan pemrosesan informasi secara kognitif. Mahasiswa akan menilai, memahami, dan menghubungkan informasi baru dengan pengetahuan yang telah dimiliki sebelumnya sebelum akhirnya menentukan sikap terhadap pesan yang diterima.

Media sosial memiliki pengaruh yang besar terhadap perubahan sikap mahasiswa karena menjadi sarana utama penyebaran informasi di era digital. Melalui perspektif tradisi sosiopsikologis, perubahan sikap terjadi akibat proses pemrosesan pesan yang melibatkan persepsi, kognisi, dan karakteristik individu. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memiliki kemampuan berpikir kritis agar dapat menyaring informasi yang diterima dan tidak mudah terpengaruh oleh pesan yang tidak memiliki dasar yang jelas.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|