REPUBLIKA.CO.ID, PANGKALPINANG, – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akan menggelar Festival Durian di Kabupaten Bangka Barat pada Juli 2026. Acara ini dirancang untuk meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara selama masa liburan sekolah di daerah tersebut.
"Pada awal Juli tahun ini, kita akan menggelar Festival Durian di Desa Pelangas, Bangka Barat," kata Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Kepemudaan Olahraga (Disparbudkepora) Kepulauan Babel Wydia Kemala Sari di Pangkalpinang, Jumat.
Ia mengatakan Festival Durian ini dapat menjadi daya tarik yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, khususnya para pecinta durian nusantara untuk datang dan mencicipi durian khas Bangka Belitung.
Keistimewaan Durian Cumasi dan Tembaga
Wydia menyatakan durian khas Bangka Belitung, khususnya dari Bangka Barat, memiliki varian unggulan yang sangat terkenal dengan kelezatannya, yakni Durian Namlung atau lebih dikenal dengan Durian Cumasi. Durian ini sangat populer di kalangan pecinta durian karena memiliki rasa yang khas dan hanya memiliki satu biji buah per ruas, dengan harga sekitar Rp300 ribu per kilogram atau bisa lebih tinggi.
Selain itu, ada juga jenis durian lain khas Bangka Belitung yang juga cukup terkenal, yakni Durian Tembaga, yang memiliki cita rasa manis dan bertekstur seperti mentega.
Dampak Ekonomi dan Daya Tarik Wisata
Menurut Wydia, Festival Durian di Bangka Barat nantinya tidak hanya berdampak terhadap kunjungan wisatawan, tetapi juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya para petani durian. Ia juga menawarkan beragam destinasi wisata yang dapat dijelajahi di Pulau Bangka, mulai dari wisata kuliner, alam, hingga budaya.
"Para wisatawan ini nantinya tidak hanya menikmati cita rasa durian khas daerah ini, tetapi juga bisa berwisata alam, sejarah, budaya dan kuliner di Pulau Bangka yang tidak kalah indahnya dibandingkan daerah lainnya," katanya.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

2 hours ago
2

















































