Pembangunan PSEL Bantul Masih Tahap Persiapan, Ini Perkembangannya

6 hours ago 3

Pembangunan PSEL Bantul Masih Tahap Persiapan, Ini Perkembangannya

Foto ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), untuk program Waste to Energy atau Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL). Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence.

Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul terus melanjutkan berbagai persiapan sebelum memulai pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL). Hingga saat ini, proyek pengolahan sampah menjadi energi tersebut masih berada pada tahap koordinasi lintas instansi, penyiapan lahan, serta penyelesaian dokumen kerja sama dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

Sejumlah tahapan administrasi dan teknis masih diprioritaskan agar seluruh persyaratan proyek dapat dipenuhi sebelum memasuki proses konstruksi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul, Bambang Purwadi Nugroho, menegaskan pembangunan fisik PSEL belum dimulai karena pemerintah daerah masih fokus menyelesaikan berbagai kebutuhan awal proyek.

"Ini masih koordinasi intensif dengan stakeholder terkait penyiapan lahan untuk pembangunan PSEL, juga untuk pengolahan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA). Selain itu, kami terus berproses menyelesaikan draft MoU dan PKS dengan Danantara," katanya saat dihubungi, Jumat (17/7/2026).

Penyiapan Lahan dan Dokumen Masih Berjalan

Menurut Bambang, proses yang berlangsung saat ini merupakan tahapan awal yang menjadi fondasi sebelum pembangunan dapat direalisasikan.

Pemkab Bantul masih memastikan seluruh aspek pendukung, baik dari sisi administrasi maupun teknis, telah memenuhi ketentuan sehingga pelaksanaan proyek dapat berjalan sesuai rencana.

Ia mengatakan hingga kini belum ada kepastian mengenai waktu dimulainya pembangunan fisik PSEL.

"Kami masih menunggu pengaturan jadwal final dari pusat dan BUPP Danantara," ujarnya.

PSEL Disiapkan Jadi Solusi Pengelolaan Sampah Jangka Panjang

PSEL menjadi salah satu proyek strategis yang diproyeksikan mampu memperkuat sistem pengelolaan sampah di Kabupaten Bantul dalam jangka panjang.

Melalui pemanfaatan teknologi pengolahan sampah menjadi energi, fasilitas tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap sistem pembuangan akhir sekaligus memberikan nilai tambah dari pengelolaan sampah.

Pemkab Bantul memastikan seluruh tahapan akan dilaksanakan secara bertahap, mulai dari penyiapan lahan, penyelesaian nota kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS), hingga sinkronisasi dengan pemerintah pusat sebelum pekerjaan konstruksi dimulai.

Koordinasi Lintas Instansi Terus Diperkuat

Bambang menambahkan koordinasi dengan berbagai instansi terkait akan terus diintensifkan agar seluruh persyaratan proyek dapat dipenuhi sesuai ketentuan.

Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen mempercepat proses persiapan tanpa mengabaikan aspek legalitas, kesiapan lahan, maupun kesepakatan kerja sama dengan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan PSEL.

Dengan penyelesaian seluruh tahapan tersebut, proyek PSEL diharapkan dapat dilaksanakan sesuai perencanaan serta memenuhi seluruh persyaratan teknis dan administratif sebelum memasuki fase pembangunan fisik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|