Pedagang Daging Sapi di Bandung Mogok Jualan karena Harga tak Stabil, Warga Bingung Beli ke Mana

3 weeks ago 27

Kios daging sapi kosong tidak ada pedagang yang berjualan, di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Selasa (19/5/2025). Para pedagang daging sapi menggelar aksi mogok berjualan akibat lonjakan harga dari rumah potong hewan hingga menembus Rp160.000 per kilogram.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sejumlah pedagang daging sapi di Pasar Kosambi mogok berjualan gara-gara harga yang tidak stabil sejak Ahad (17/5/2026) hingga Senin (18/5/2026). Aksi mogok tersebut sebagai bentuk protes terhadap harga yang cenderung tidak stabil.

Kepala Unit Pasar Kosambi Yayan Agustina Gunawan mengatakan para pedagang daging sapi mogok berjualan diduga karena harga yang tidak stabil. Ia menyebut kondisi tersebut membuat para konsumen kebingungan membeli daging sapi sehingga beralih membeli daging ayam.

"Kami tahunya mereka tidak jualan dari kemarin, katanya ada kenaikan harga," ucap dia, Senin (18/5/2026).

Ia melanjutkan para pedagang daging sapi pun merasa sulit untuk menaikkan harga sebab khawatir ditinggal pelanggan. Mereka pun menjual harga kisaran Rp 140 ribu hingga Rp 160 ribu per kilogram.

"Tadi saya sempat mengobrol sama pengunjung, mereka juga ada yang beralih ke daging ayam dulu," kata dia.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|