Iwan Koswara Sebut Muharram Momentum Perkuat Solidaritas di Jabar

2 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi momentum bagi masyarakat melakukan refleksi sekaligus memperkuat kepedulian terhadap sesama. Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi V DPRD Jabar dari PSI, Iwan Koswara.

Menurut Iwan, semangat hijrah yang terkandung dalam peringatan Muharram tidak hanya dimaknai sebagai perubahan pribadi menjadi lebih baik, tetapi juga sebagai dorongan untuk memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Terlebih, Jabar sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia menghadapi beragam tantangan sosial yang membutuhkan kepedulian dan kerja sama semua pihak.

“Makna hijrah paling relevan saat ini adalah bagaimana kita bersama-sama bergerak menjadi lebih baik. Bukan hanya untuk diri sendiri, juga lingkungan sekitar. Muharram mengajarkan pentingnya kepedulian, gotong royong, dan solidaritas sosial,” kata Iwan, Selasa (16/6/2026).

Ia menilai, masyarakat Jabar selama ini dikenal memiliki budaya ramah dan menerapkan silih asah, silih asih, dan silih asuh yang menjadi fondasi kuat dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, perlu terus dirawat di tengah perubahan zaman yang semakin cepat dan kompleks.

Sebagai wakil rakyat yang membidangi pendidikan, kesejahteraan rakyat, kepemudaan, dan kebudayaan, Iwan melihat masih banyak ruang untuk memperkuat semangat kebersamaan di Jabar.

Mulai dari kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan akses pendidikan yang lebih baik, perhatian kepada kelompok rentan, hingga dukungan bagi generasi muda agar mampu berkembang sesuai potensinya.

“Jabar memiliki potensi luar biasa. Namun potensi itu akan lebih kuat jika dibarengi rasa saling peduli. Ketika ada warga yang kesulitan, ada anak yang terancam putus sekolah atau ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, di situlah solidaritas harus hadir,” ujarnya.

Iwan mengatakan, PSI Jabar memandang pembangunan tidak semata soal infrastruktur atau pertumbuhan ekonomi. Pembangunan juga harus menghadirkan rasa keadilan dan memastikan setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk maju. Karena itu, nilai solidaritas menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif.

Menurutnya, bulan Muharram bisa menjadi pengingat, kemajuan sebuah daerah tidak hanya ditentukan kebijakan pemerintah, juga kuatnya hubungan sosial di tengah masyarakat. Semangat berbagi, membantu sesama, dan mempererat persaudaraan merupakan modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.

“Di tengah berbagai dinamika yang kita hadapi hari ini, saya berharap masyarakat Jawa Barat tetap menjaga semangat kebersamaan. Mari jadikan Muharram titik awal memperkuat solidaritas, memperbanyak kepedulian, dan menghadirkan manfaat bagi sesama,’’ kata Iwan.

Karena menurut dia, daerah yang kuat lahir dari masyarakat yang saling mendukung dan tidak meninggalkan satu sama lain.

Ia pun berharap peringatan Tahun Baru Islam tahun ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan tetapi juga mampu menumbuhkan semangat baru untuk membangun Jabar lebih maju, harmonis, dan penuh kepedulian sosial.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|