Mentan: Penyesuaian Pupuk Subsidi Turun 20 Persen Tidak Picu Keluhan Petani

2 hours ago 2

Mentan: Tak ada petani "berteriak" usai pupuk subsidi turun 20 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa kebijakan penurunan harga pupuk subsidi sebesar 20 persen berhasil mengurangi keluhan petani. Hal ini disampaikannya pada acara Pelepasan Ekspor Unggas dan Produk Turunannya di Jakarta, Selasa (3/3). Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga keberlanjutan swasembada pangan nasional.

Menteri Amran menegaskan bahwa penurunan harga pupuk subsidi ini memberikan dampak positif dengan berkurangnya keluhan dari para petani. Pemerintah terus menyelesaikan berbagai persoalan distribusi secara bertahap dan terukur. "Dan (memang masalah pertanian) tidak bisa selesai sekaligus," ujar Amran.

Kebijakan penurunan harga pupuk ini akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga produktivitas pertanian dan mengawal capaian swasembada pangan. Amran memuji pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang berhasil menurunkan harga tanpa menambah beban subsidi dari APBN.

Menurut Keputusan Menteri Pertanian Nomor 1117/Kpts./SR.310/M/10/2025, harga eceran tertinggi pupuk subsidi diturunkan sebesar 20 persen dan mulai berlaku pada 22 Oktober 2025. PT Pupuk Indonesia (Persero) juga memastikan kesiapan penyaluran pupuk bersubsidi tahun anggaran 2026 sebesar 9,8 juta ton untuk mendukung sektor pertanian.

Amran menekankan pentingnya memastikan ketersediaan pupuk tepat waktu agar tidak menghambat musim tanam di berbagai daerah. Pemerintah berkomitmen menjaga keseimbangan antara kepentingan petani dan pelaku usaha guna memperkuat fondasi swasembada pangan nasional.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|