Menteri Pertahanan (Menhan) RI dan Wakil Panglima (Wapang) TNI Jenderal Tandyo Budi Revita mendapat penganugerahan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL.
REPUBLIKA.CO.ID, LINGGA -- Menteri Pertahanan (Menhan) RI dan Wakil Panglima (Wapang) TNI Jenderal Tandyo Budi Revita mendapat penganugerahan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL di Pantai Todak, Puslatpurmar 9 Dabo Singkep, Kabupaten Linggar, Kepulauan Riau, Rabu (5/8/2026). Upacara tersebut dipimpin Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali.
Selain keduanya, Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Mohamad Tonny Harjono turut dianugerahi Warga Kehormatan Marinir. Para pejabat itu juga menerima Brevet Kehormatan Anti Teror Aspek Laut, Brevet Kehormatan Intai Amfibi, dan Brevet Kehormatan Komando Korps Marinir.
Pemberian brevet tersebut sebagai bentuk penghormatan atas dukungan dan kontribusi dalam memperkuat kemampuan serta profesionalisme Korps Marinir TNI AL. Momen itu terjadi saat Menhan, petinggi TNI, dan Komisi I DPR melakukan peninjauan Latihan Terintegrasi TNI 2026 di Dabo Singkep.
Penganugerahan warga kehormatan dan brevet kehormatan Korps Marinir yang bertepatan dengan pelaksanaan Latihan Terintegrasi TNI 2026, yang menjadi simbol soliditas dan sinergi antara TNI dan Kementerian Pertahanan dalam membangun kekuatan pertahanan yang profesional, modern, adaptif, dan siap. Dengan begitu, TNI siap menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

1 hour ago
4














































