Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono.
REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengapresiasi Provinsi Jawa Tengah (Jateng) yang akan menyisipkan materi soal koperasi dalam kurikulum pendidikan SD hingga SMA atau sederajat di wilayahnya. Dia berharap hal itu akan membuat generasi muda lebih familiar dengan koperasi dan tidak hanya terpengaruh sistem ekonomi liberal kapitalistik.
Ferry mengatakan, Provinsi Jateng menjadi provinsi pertama yang melakukan insersi pendidikan koperasi dalam kurikulum pendidikannya, baik yang formal maupun berbasis keagamaan. Hal itu pun sudah memperoleh lampu hijau dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Agama.
Dia berharap pengajaran soal koperasi dapat segera diterapkan. "Memang Indonesia perekonomian nasionalnya, seperti tadi disampaikan Pak Gubernur, adalah perekonomian yang sifatnya ekonomi Pancasila sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945, khususnya di ayat-ayat yang ada di Pasal 33," kata Ferry saat menghadiri acara peluncuran Insersi Pendidikan Perkoperasian Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jumat (5/6/2026).
"Ini diharapkan bisa diterapkan, dipahami lagi oleh generasi muda kita, untuk mengembalikan lagi supaya jangan ekonomi liberal kapitalistik dengan seluruh nilai-nilai yang menyertainya, nilai-nilai yang belakangan ini, nilai-nilai serakah, nilai-nilai individualistik, nilai-nilai mau menang sendiri dan lain sebagainya," tambah Ferry.
Menurutnya, penting untuk menanamkan nilai-nilai gotong-royong, kebersamaan, dan kekeluargaan, seperti yang dikehendaki para pendiri bangsa. Sebab mereka pun menginginkan koperasi menjadi soko guru perekonomian nasional.
Ferry mengungkapkan, materi pendidikan tentang koperasi nantinya akan memuat segala hal terkait koperasi. "Salah satunya mungkin nanti ada juga tentang soal Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, tapi juga ada soal koperasi-koperasi yang lain," ujarnya.
"Jadi itu penting untuk disampaikan karena memang koperasi bisa menjadi alternatif bagi penyediaan lapangan pekerjaan bagi Milenial, Gen-Z, generasi muda, generasi Alfa yang sekarang masih sekolah dan sebagainya," tambah Ferry.

3 hours ago
3

















































