Mac Mini RAM Besar Langka, Dampak Lonjakan AI Lokal Terasa

4 hours ago 1

Harianjogja.com, JOGJA—Kelangkaan Mac Mini dengan kapasitas RAM besar mulai dirasakan pengguna di berbagai pasar. Varian seperti Mac Mini M4 32GB dan Mac Mini M4 Pro 64GB dilaporkan habis terjual di toko resmi Apple Inc., dengan waktu pengiriman yang bisa mencapai hingga 12 minggu.

Fenomena ini terjadi di tengah lonjakan kebutuhan komputasi kecerdasan buatan (AI) yang kini semakin banyak dijalankan secara lokal di perangkat pengguna. Permintaan tinggi ini bahkan turut berdampak pada lini Mac Studio dengan spesifikasi serupa.

Perangkat dengan RAM besar menjadi incaran karena mampu menjalankan model bahasa besar atau LLM tanpa bergantung pada layanan cloud. Bagi developer dan peneliti AI, kemampuan ini dinilai lebih efisien dari sisi biaya dan kontrol data.

Tren industri pun mulai bergeser dari komputasi berbasis cloud ke pemrosesan langsung di perangkat. Perubahan ini membuat perangkat seperti Mac Mini berbasis Apple Silicon menjadi solusi yang relatif terjangkau untuk kebutuhan komputasi berat.

Vice President IDC, Francisco Jeronimo, menyebut lonjakan ini sulit diprediksi. “Apple sepertinya terjebak oleh banyaknya orang yang membeli Mac Mini untuk menjalankan Clawdbot. Lonjakan permintaan ini mustahil diprediksi beberapa bulan lalu,” ujarnya, dikutip The Wall Street Journal, Kamis (23/4/2026).

Menariknya, kelangkaan ini tidak terjadi pada semua lini produk Apple. Varian MacBook Pro masih tersedia luas, termasuk konfigurasi dengan RAM besar. Hal ini menunjukkan bahwa masalah stok lebih spesifik pada desktop dengan kapasitas memori tinggi.

Salah satu pendiri CIRP, Michael Levin, menilai Apple cenderung berhati-hati dalam mengatur produksi. Perusahaan tidak ingin mengambil risiko kelebihan stok jika tren AI lokal tiba-tiba menurun.

Sementara itu, analis Omdia, Kieren Jessop, menilai kelangkaan ini bukan bagian dari strategi menjelang peluncuran chip baru. Jika itu terjadi, seharusnya seluruh varian terdampak, bukan hanya model tertentu.

Di sisi lain, isu global terkait pasokan memori juga ikut memengaruhi industri. Lonjakan pembangunan infrastruktur AI di berbagai negara membuat kebutuhan chip RAM meningkat tajam.

Meski demikian, pendekatan Apple yang mengintegrasikan memori dalam desain system-on-chip seharusnya memberi perlindungan lebih terhadap gangguan rantai pasok. Namun, jika Apple saja terdampak, kondisi ini menunjukkan tekanan industri yang cukup besar.

Bagi pengguna yang berencana membeli Mac Mini untuk kebutuhan AI, situasi ini berarti harus bersiap menghadapi waktu tunggu lebih lama atau mempertimbangkan alternatif lain. Lonjakan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa tren AI lokal sedang berkembang pesat dan mulai mengubah pola permintaan perangkat komputasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|