Komitmen Ekspor Toyota ke Timur Tengah Belum Berubah, tapi Ada Kendala Logistik Akibat Perang

1 hour ago 2

Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Nandi Julyanto bersama Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor (TAM) Jap Ernando Demily (kanan).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Toyota Indonesia memastikan komitmen ekspor ke pasar Timur Tengah masih berjalan seperti biasa meskipun situasi geopolitik di kawasan tersebut memanas. Namun, proses pengiriman untuk wilayah Timur Tengah sementara terkendala karena gangguan pada jalur pengiriman.

Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Nandi Julyanto mengatakan, hingga saat ini belum ada perubahan komitmen dengan para importir. Produksi kendaraan tetap berjalan normal sesuai dengan pesanan dari pasar ekspor.

"Sampai saat ini komitmen kami dengan importir tidak ada berubah. Hanya, masalahnya adalah logistik terganggu. Saat ini kita berproduksi normal, sesuai dengan order, tapi shipping-nya, pengapalannya kita melihat di situasinya,” kata Nandi di Jakarta, Jumat (6/3/2026) malam.

Akibat tertahannya pengiriman, Toyota Indonesia kini menyiapkan area penampungan kendaraan di stockyard. Kendaraan yang telah diproduksi sementara disimpan sambil menunggu kondisi pengiriman kembali memungkinkan.

“Yang kita produksi tidak bisa shipping, jadi sekarang stop dulu. Tapi komitmen belum ada perubahan,” kata Nandi.

Perusahaan juga mengaku belum dapat memastikan berapa lama penundaan pengiriman akan berlangsung. Saat ini kapal-kapal pengangkut disebut belum beroperasi menuju kawasan tersebut.

“Belum tahu, karena kapal sekarang tidak ada yang jalan ke sana,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi situasi ini, TMMIN tengah mempelajari kemungkinan penggunaan rute pengiriman alternatif. Sementara itu, pengiriman komponen atau suku cadang tetap dilakukan dengan memanfaatkan jalur udara.

sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|