Harianjogja.com, SLEMAN— Sejumlah ruas jalan di kawasan Malioboro hingga Keraton akan ditutup bagi kendaraan bermotor pada Kamis (2/4/2026) pagi. Penutupan dilakukan untuk mendukung Kirab Budaya peringatan HUT ke-80 Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Kirab budaya tersebut diperkirakan melibatkan ribuan peserta dan masyarakat di sepanjang kawasan Malioboro hingga Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
Kabid Humas Polda DIY, Ihsan, menyampaikan rekayasa lalu lintas mulai diberlakukan secara selektif sejak pukul 06.00 WIB hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
“Polda DIY bersama Dishub DIY akan menerapkan rekayasa dan pengalihan arus lalu lintas secara selektif mulai pukul 06.00 WIB hingga seluruh rangkaian kegiatan kirab budaya selesai dilaksanakan,” ujarnya, Selasa (31/3/2026) malam.
Rekayasa Lalu Lintas dan Penutupan Jalan
Penutupan arus kendaraan akan dilakukan di sejumlah titik menuju Malioboro dan Keraton. Dari arah utara, Jalan Malioboro ditutup total. Sementara dari arah barat, kendaraan di Simpang PKU dialihkan menuju Jalan Bhayangkara.
Dari arah timur, penutupan diberlakukan di Simpang Empat Gondomanan menuju Jalan P. Senopati. Selain itu, rekayasa juga dilakukan di Jalan Ibu Ruswo yang mengarah ke barat serta Simpang Empat Kauman ke arah timur.
Kantong Parkir Disiapkan
Untuk mendukung kelancaran acara, panitia menyediakan sejumlah kantong parkir. Tamu VIP diarahkan parkir di kawasan Keben Keraton, sementara peserta dari Kota Jogja di Sriwedani dan Pasar Sore.
Peserta dari Kabupaten Bantul disediakan parkir di kawasan Senopati, peserta dari Sleman di DPRD DIY dan Jalan Perwakilan, sedangkan peserta dari Gunungkidul diarahkan ke kawasan Kepatihan dan Jalan Suryatmajan.
900 Personel Dikerahkan
Pengamanan kirab budaya ini melibatkan sekitar 900 personel gabungan dari Polda DIY dan Polresta Yogyakarta.
“Sebanyak kurang lebih 900 personel gabungan akan diterjunkan untuk melakukan pengamanan kegiatan, termasuk dengan mendirikan beberapa pos pengamanan guna memudahkan pengendalian, koordinasi, serta penyampaian informasi di lapangan,” jelas Ihsan.
Polda DIY mengimbau masyarakat yang akan beraktivitas di kawasan Malioboro dan sekitarnya agar menyesuaikan rute perjalanan serta memanfaatkan kantong parkir yang telah disediakan demi menjaga kelancaran acara budaya tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

















































