REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV — Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, dilaporkan mengajukan proposal untuk kompleks tahanan yang akan dikelilingi buaya hidup. Menteri sayap kanan yang dicap sebagai penjahat perang ini menginginkan adanya intimidasi terhadap para tahanan Palestina dengan dalih pencegahan pelarian.
Rencana ini mencerminkan arah sistem penjara Israel yang semakin represif, khususnya dalam perlakuan terhadap tahanan Palestina. Menurut saluran televisi Israel i24, sebuah delegasi dari Dinas Penjara Israel, yang dipimpin oleh wakil komisaris, melakukan kunjungan lapangan pada Kamis ke sebuah peternakan buaya di daerah Hammat Gader.
Para pejabat menggambarkan kunjungan tersebut sebagai kunjungan edukatif. Mereka mengatakan bahwa kunjungan tersebu itu bertujuan untuk memahami bagaimana buaya ditangani sebagai persiapan untuk proyek penjara yang diusulkan.
Di bawah visi Ben-Gvir, penjara tersebut akan sengaja dikelilingi oleh buaya, yang semakin memperkuat sistem penjara Israel sebagai mekanisme paksaan psikologis dan fisik terhadap warga Palestina.
Terinspirasi dari AS
Laporan itu mengungkap jika ide tersebut terinspirasi oleh model penjara yang dibangun di Everglades Florida yang dikaitkan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Di kompleks tersebut, buaya dijadikan sebagai 'alat pencegahan' untuk melarikan diri, sehingga menghilangkan kebutuhan akan tembok perimeter konvensional.
Proposal tersebut dilaporkan diangkat selama pertemuan sebelumnya antara Ben-Gvir dengan Komisioner Layanan Penjara Kobi Yaakobi, menyusul klaim peningkatan upaya pelarian oleh para tahanan.

1 month ago
22

















































