Istri Ali Khamenei Meninggal seusai Serangan Teheran

4 hours ago 1

Istri Ali Khamenei Meninggal seusai Serangan Teheran Asap mengepul di Teheran, Iran. Ledakan terdengar lagi di Teheran, Iran, 1 Maret 2026. ANTARA/Xinhua - Shadati

Harianjogja.com, JOGJA—Mansoureh Khojasteh Bagherzadeh, istri mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan meninggal dunia pada Senin (2/3/2026) seusai koma akibat luka berat dalam serangan udara di Teheran.

Berdasarkan laporan kantor berita Tasnim, Mansoureh termasuk di antara korban yang terluka dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel pada akhir pekan lalu. Serangan tersebut sebelumnya dikonfirmasi menewaskan suaminya, Ayatollah Ali Khamenei, beserta sejumlah anggota keluarga lainnya.

Sempat Koma seusai Serangan Udara

Media pemerintah Iran menyebut Mansoureh berada dalam kondisi koma sejak serangan udara besar-besaran dimulai pada Sabtu (28/2/2026). Serangan terkoordinasi yang menargetkan sejumlah objek strategis di Teheran itu disebut sebagai eskalasi konflik paling signifikan di kawasan Timur Tengah dalam beberapa dekade terakhir.

"Ia dilaporkan telah koma sejak serangan udara dimulai pada hari Sabtu," tulis laporan media pemerintah setempat dalam rilis resmi.

Kematian Mansoureh menambah daftar korban jiwa dari lingkaran dalam kepemimpinan tertinggi Iran. Pemerintah Iran menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari sebagai bentuk penghormatan terhadap para tokoh yang wafat.

Sosok yang Jarang Tersorot Publik

Mansoureh Khojasteh Bagherzadeh lahir dari keluarga religius dan menikah dengan Ali Khamenei pada 1964. Selama lebih dari lima dekade mendampingi suaminya, ia dikenal menjaga kehidupan pribadinya dari sorotan publik.

Bersama Khamenei, ia dikaruniai enam anak. Sejak Ali Khamenei menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran pada 1989, Mansoureh tetap memilih menjalani peran domestik dan jarang tampil dalam agenda kenegaraan yang bersifat seremonial.

Dampak Geopolitik dan Respons Internasional

Hingga kini, pihak Amerika Serikat dan Israel belum merilis konfirmasi independen terkait detail kematian anggota keluarga dekat Khamenei selain sang Pemimpin Tertinggi.

Namun, media pemerintah Iran secara konsisten melaporkan adanya korban jiwa di antara kerabat dekat Khamenei akibat gempuran militer di Teheran.

Kematian Mansoureh Khojasteh Bagherzadeh diperkirakan berdampak pada dinamika politik internal Iran serta peta geopolitik kawasan, mengingat posisi sentral Ali Khamenei dalam struktur kekuasaan negara tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|