Iran Ancang-Ancang Tutup Selat Bab Al-Mandab di Laut Merah

4 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Militer Iran pada Rabu (15/4/2026) mengatakan bahwa, mereka akan menutup jalur perdagangan di Laut Merah bersama dengan Teluk Persia dan Laut Oman, jika Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) terus melanjutkan blokade. Dalam pernyataan disiarkan stasiun televisi Iran, kepala pusat komando militer mengatakan bahwa jika AS terus memblokade dan "menciptakan ketidakamanan bagi kapal komersial dan tanker Iran", itu juga akan menjadi awal dari pelanggaran gencatan senjata.

"Angkatan Bersenjata dari Republik Islam tidak akan memperbolehkan ekspor dan important berlanjut di Teluk Persia, Laut Oman, dan Laut Merah," kata Ali Abdollahi dikutip RTHK.

Abdollahi menambahkan bahwa Iran akan "bertindak secara tepat untuk mempertahankan kedaulatan nasional dan kepentingannya".

AS telah menerapkan blokade martim terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sejak Senin (13/4/2026), menyusul gagal tercapainya kesepakatan perundingan AS-Iran di Islamabad, Pakistan pada akhir pekan lalu. Namun pada Rabu, Tasnim mengutip seorang sumber anonim mengatakan bahwa ekspor melalui pelabuhan-pelabuhan Iran di wilayah selatan tetap berlangsung.

"Kapal komersial Iran tetap berlayar dengan berbagai tujuan di seluruh dunia dalam 24 jam terakhir," kata sumber itu.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|