Ini 4 Keunggulan Motor Listrik, Lebih Irit dan Minim Biaya Perawatan

5 hours ago 4

Ini 4 Keunggulan Motor Listrik, Lebih Irit dan Minim Biaya Perawatan Motor listrik makin diminati karena hemat biaya, minim perawatan, dan ramah lingkungan, didukung infrastruktur charging yang terus berkembang. - Istimewa.

Harianjogja.com, SEMARANG—Kendaraan listrik kian menjadi pilihan utama di berbagai negara, namun masih banyak masyarakat Indonesia, khususnya pengguna roda dua, yang belum sepenuhnya memahami potensi efisiensi dari motor listrik. Padahal, motor listrik menawarkan sejumlah keunggulan signifikan dibandingkan motor dengan mesin pembakaran dalam (BBM), mulai dari penghematan biaya hingga kemudahan perawatan.

Berikut adalah 4 keunggulan utama motor listrik yang sayang untuk dilewatkan:

1. Lebih Irit hingga 70%, Pajak Tahunan Jauh Lebih Murah

Motor listrik mampu menghemat biaya energi hingga 70% dibandingkan motor BBM. Hal ini terjadi karena motor listrik mengubah energi listrik langsung menjadi gerak (konversi energi efisien). Berbeda dengan motor BBM yang sebagian besar energinya terbuang sia-sia menjadi panas. Selain itu, pajak tahunan kendaraan listrik juga ditetapkan sangat rendah, bahkan di sejumlah daerah mendapat keringanan atau pembebasan pajak.

2. Akselerasi Gesit, Tanpa Tarikan Berat

Karakteristik motor listrik yang menghadirkan torsi maksimal sejak putaran awal membuat akselerasinya terasa lebih responsif dan gesit. Pengendara tidak perlu menunggu putaran mesin naik untuk mendapatkan tenaga, sehingga sangat cocok digunakan di perkotaan dengan kondisi lalu lintas "stop-and-go".

3. Perawatan Mudah dan Murah, Tanpa Ganti Oli

Salah satu keunggulan paling nyata adalah sistem perawatannya yang sangat sederhana. Motor listrik tidak memerlukan servis rutin seperti penggantian oli mesin, busi, atau filter udara. Komponen bergeraknya lebih sedikit sehingga risiko kerusakan mekanis pun minimal. Biaya pemeliharaan tahunan bisa ditekan hingga lebih dari 50% dibanding motor konvensional.

4. Ramah Lingkungan: Tanpa Emisi dan Tidak "Ngebul"

Motor listrik tidak menghasilkan gas buang (tanpa emisi CO2 dan partikel berbahaya) sehingga tidak mengotori udara. Pengendara juga tidak perlu menghirup asap knalpot sendiri di jalanan. Udara sekitar pun menjadi lebih bersih dan sehat, terutama di kawasan padat penduduk.

Salah satu pengguna motor listrik di Semarang, Yudha, mengaku sangat terbantu dengan keandalan motor listrik, bahkan dalam kondisi ekstrem sekalipun.

"Selama ini saya menggunakan motor listrik untuk keperluan harian, menerjang banjir di kota Semarang juga terbukti tidak ada masalah selama kompartmen baterai tidak sampai terendam air. Untuk charging juga sangat mudah, bisa di rumah dengan listrik rumah saya yang berkapasitas 2.200 VA, bisa juga di charging station umum saat di perjalanan," ujar Yudha.

Untuk mendukung mobilitas pengguna motor listrik, infrastruktur pengisian daya pun terus ditambah. Berdasarkan data terbaru per April 2026 telah tersedia 309 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Provinsi Jawa Tengah yang tersebar di 189 lokasi. Secara nasional, total SPKLU di Indonesia mencapai 4.769 unit di 3.097 lokasi.

Khusus untuk pengendara motor listrik, tersedia 78 unit SPKLU khusus roda dua serta 530 unit Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) di Jawa Tengah yang memudahkan pengendara yang ingin charging di tengah perjalanan.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, menegaskan komitmen PLN dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik.

"Kami menyiapkan infrastruktur EV yang andal untuk menunjang ekosistem kendaraan listrik. Kami berharap masyarakat tidak ragu menggunakan kendaraan listrik dan nyaman selama di perjalanan," kata Bramantyo.

Dengan kombinasi efisiensi biaya, kenyamanan berkendara, serta infrastruktur yang terus berkembang, motor listrik menjadi solusi mobilitas masa depan yang tidak hanya hemat, tetapi juga ramah lingkungan. Melalui berbagai keunggulan dan dukungan infrastruktur yang terus bertambah, kini saatnya masyarakat untuk beralih ke motor listrik yang lebih irit, praktis, dan ramah lingkungan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|