Pipa Gas Pertamina Bocor di Bekasi, Berhasil Diatasi dalam 90 Menit

2 hours ago 3

Pipa Gas Pertamina Bocor di Bekasi, Berhasil Diatasi dalam 90 Menit

Kebocoran pipa gas Pertamina EP di Babelan, Bekasi, berhasil ditangani kurang dari 90 menit. Aliran gas dihentikan untuk cegah risiko lanjutan. /Antara.

Harianjogja.com, BEKASI—Insiden kebocoran pipa gas milik PT Pertamina EP di Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, berhasil ditangani dalam waktu kurang dari 90 menit. Respons cepat tim tanggap darurat gabungan membuat situasi dapat segera dikendalikan sehingga risiko yang lebih besar berhasil dicegah.

Peristiwa kebocoran pipa gas Pertamina tersebut terkonfirmasi terjadi pada Minggu (7/6/2026) sore sekitar pukul 16.50 WIB. Setelah menerima laporan, tim gabungan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengamanan area sekaligus menangani sumber kebocoran.

Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Gas (Pertagas), Imam Rismanto, mengatakan kebocoran berhasil ditangani pada pukul 18.15 WIB setelah serangkaian langkah mitigasi dilakukan secara intensif.

"Kebocoran terkonfirmasi terjadi pada sore pukul 16.50 WIB tadi dan berhasil tertangani pukul 18.15 WIB," kata Imam Rismanto di Bekasi, Minggu petang.

Diduga Dipicu Aktivitas Pemasangan Pipa BBM

Berdasarkan hasil identifikasi awal, kebocoran terjadi pada pipa FRP dan diduga berkaitan dengan aktivitas pemasangan pipa BBM Cikampek–Plumpang yang berlangsung di sekitar lokasi. Temuan tersebut masih menjadi bagian dari pendalaman lebih lanjut oleh tim terkait.

Begitu menerima informasi adanya kebocoran pipa gas Pertamina di Babelan, Tim Tanggap Darurat Pertagas bersama unsur gabungan langsung melakukan langkah penanganan untuk mengendalikan situasi serta memastikan keamanan masyarakat di sekitar lokasi kejadian.

Area Diamankan dan Aliran Gas Dihentikan

Dalam proses penanganan, sejumlah langkah strategis diterapkan, termasuk sterilisasi area dan pengamanan lokasi dengan dukungan petugas pemadam kebakaran setempat. Koordinasi juga dilakukan bersama pihak berwenang guna memastikan seluruh proses berjalan aman dan terkendali.

"Sejak pukul 18.15 WIB tadi, kebocoran gas dari pipa telah berhasil tertangani dan kini telah dilakukan penghentian aliran gas untuk mengisolasi titik kebocoran serta mencegah risiko lanjutan," ujarnya.

Penghentian sementara aliran gas dilakukan sebagai bagian dari prosedur keselamatan untuk mengisolasi titik yang mengalami kerusakan sekaligus mencegah potensi dampak lanjutan selama proses pemulihan berlangsung.

Pemantauan Intensif Terus Dilakukan

Setelah kebocoran berhasil dikendalikan, tim gabungan melanjutkan tahapan pemulihan dengan melakukan pemantauan situasi secara berkala. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi tetap aman dan tidak muncul gangguan baru di sekitar area terdampak.

Pertamina menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam seluruh proses penanganan insiden kebocoran pipa gas di Bekasi tersebut.

"Prioritas utama kami adalah keselamatan masyarakat dan seluruh personel yang melakukan pekerjaan," kata Imam.

Selain melakukan pemantauan intensif, tim gabungan juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal dan kondisi di sekitar lokasi kebocoran pipa gas Pertamina di Desa Buni Bakti tetap aman bagi masyarakat maupun petugas yang bertugas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|