Indonesia-Prancis Perkuat Riset, Fokus Solusi Pembangunan

3 hours ago 2

Indonesia-Prancis Perkuat Riset, Fokus Solusi Pembangunan

Perguruan Tinggi - ilustrasi/Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA—Kerja sama riset Indonesia dan Prancis memasuki babak baru. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Institut de Recherche pour le Développement (IRD) Prancis resmi menandatangani perjanjian pelaksanaan kolaborasi riset dan inovasi yang diarahkan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan di kedua negara.

Kemitraan ilmiah tersebut menjadi kelanjutan hubungan panjang yang telah terjalin selama lebih dari lima dekade. Sepanjang periode itu, Indonesia dan Prancis aktif berkolaborasi dalam berbagai bidang strategis, mulai dari lingkungan hidup, kesehatan, keanekaragaman hayati, hingga pengembangan pertanian berkelanjutan.

Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek, Fauzan Adziman, menegaskan bahwa kolaborasi internasional memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas riset nasional sekaligus memperluas kontribusi Indonesia dalam perkembangan ilmu pengetahuan di tingkat global.

"Kerja sama Indonesia dan Prancis akan dikembangkan melalui skema co-funding yang memungkinkan kedua negara berkontribusi secara setara dalam menghasilkan riset yang berkualitas dan berdampak," katanya dalam keterangan di Jakarta, Minggu (7/6/2026).

Menurut Fauzan, kemitraan riset tidak cukup hanya menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga harus mampu menghadirkan solusi konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Karena itu, Kemdiktisaintek terus mendorong penguatan kolaborasi internasional yang berorientasi pada dampak nyata dan relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional.

"Kolaborasi ini tidak hanya mendorong mobilitas mahasiswa dan peneliti, tetapi juga memperkuat kapasitas riset untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi kedua negara. Indonesia tidak lagi dilihat sebagai obyek atau lokasi penelitian namun sebagai rekanan penelitian penting bagi Prancis," ujarnya.

Peta Jalan Riset Nasional Disiapkan

Fauzan mengungkapkan Kemdiktisaintek bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) saat ini tengah menyusun Peta Jalan dan Agenda Riset Nasional yang akan menjadi arah strategis pengembangan riset Indonesia pada masa mendatang.

Dokumen tersebut diharapkan mampu menjadi panduan dalam menentukan prioritas penelitian sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem riset global yang semakin kompetitif.

"Melalui kemitraan seperti ini, kami ingin mempercepat lahirnya solusi atas berbagai permasalahan prioritas nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra riset yang setara di tingkat global," ucap Fauzan Adziman.

Prancis Perkuat Komitmen Kolaborasi Ilmiah

Direktur Utama IRD Prancis, Valérie Verdier, menyampaikan apresiasi kepada seluruh institusi dan mitra Indonesia yang selama ini berkontribusi dalam memperkuat hubungan ilmiah antara kedua negara. Menurutnya, kerja sama yang telah berlangsung selama puluhan tahun menjadi fondasi penting untuk memperluas kolaborasi riset yang memberikan manfaat bersama.

Sementara itu, Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, menegaskan komitmen pemerintah Prancis untuk terus memperkuat kerja sama dengan Indonesia di sektor pendidikan tinggi, penelitian, dan inovasi.

Kolaborasi yang semakin erat tersebut diharapkan dapat memperluas pertukaran pengetahuan, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta menghasilkan berbagai solusi berbasis sains untuk menjawab tantangan global yang dihadapi kedua negara dan masyarakat internasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|