IHSG Sesi 1 Naik 0,65%, Asing Malah Kabur Bawa Rp 1,2 T

5 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan sesi I, Senin (27/4/2026). IHSG naik 46,13 poin atau 0,65% ke posisi 7.175,62.

Penguatan IHSG terjadi di tengah aktivitas transaksi yang ramai. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 10,36 triliun dengan volume 22,21 miliar saham dalam 1,41 juta kali transaksi. Mayoritas saham bergerak di zona hijau.

Namun menariknya, di balik penguatan indeks, investor asing justru mencatatkan aksi jual bersih (net sell) cukup besar.

Berdasarkan data pasar, investor asing mencatat net sell sebesar Rp1,2 triliun di seluruh pasar pada sesi I.

Aksi jual ini terutama terjadi pada saham-saham perbankan berkapitalisasi besar. Bank Mandiri (BMRI), Bank Central Asia (BBCA), dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menjadi saham yang paling banyak dilepas asing di sesi 1. 

Selengkapnya berikut 10 saham dengan net foreign sell terbesar: 

  1. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) - Rp 547,5 miliar
  2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Rp 507,1 miliar
  3. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) - Rp 113,0 miliar
  4. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) - Rp 51,2 miliar
  5. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) - Rp 39,6 miliar
  6. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) - Rp 39,0 miliar
  7. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) - Rp 34,3 miliar
  8. PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) - Rp 30,9 miliar
  9. PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) Rp 26,6 miliar
  10. PT Astra International Tbk (ASII) Rp 20,6 miliar

Di sisi lain, investor asing justru memborong saham berbasis komoditas. Merdeka Gold Resources (EMAS) menjadi saham dengan net buy asing terbesar. Kemudian diikuti oleh Archi (ARCI) dan Vale (INCO). 

Selengkapnya berikut 10 saham dengan net foreign buy terbesar sepanjang sesi 1:

  1. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) - Rp 65,0 miliar
  2. PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) - Rp 44,3 miliar
  3. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) - Rp 41,7 miliar
  4. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) - Rp 40,9 miliar
  5. PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) - Rp 35,1 miliar
  6. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) - Rp 25,9 miliar
  7. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) - Rp 22,8 miliar
  8. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) - Rp 21,8 miliar
  9. PT Timah Tbk (TINS) - Rp 14,0 miliar
  10. PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) - Rp 11,4 miliar

Adapun secara sektoral, mayoritas menguat, dengan sektor barang baku dan infrastruktur mencatat kenaikan tertinggi. Sementara sektor keuangan dan energi menjadi yang tertekan.

Penguatan IHSG kali ini ditopang oleh saham-saham komoditas. Saham Amman Mineral Internasional (AMMN) melonjak 8,5% dan menjadi kontributor terbesar dengan sumbangan 18,43 poin indeks.

Selain itu, Merdeka Gold Resources (EMAS) menyumbang 6,63 poin dan Bumi Resources (BUMI) menyumbang 5,89 poin. Saham tambang lain seperti BRMS dan ANTM juga turut mengangkat indeks.

(mkh/mkh)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|