Jakarta, CNBC Indonesia - Hujan deras yang mengguyur wilayah timur laut Brasil dalam dua hari terakhir memicu bencana banjir dan longsor yang menelan korban jiwa serta memaksa ribuan warga mengungsi, menambah daftar panjang dampak cuaca ekstrem di kawasan tersebut.
Pemerintah federal Brasil dalam pernyataan resmi pada Sabtu (2/5/2026) menyebutkan sedikitnya enam orang tewas akibat hujan lebat yang terjadi selama 48 jam terakhir di negara bagian Pernambuco dan Paraiba. Ribuan lainnya dilaporkan kehilangan tempat tinggal atau harus meninggalkan rumah mereka demi keselamatan.
Di Pernambuco, curah hujan tinggi memicu banjir dan tanah longsor di ibu kota negara bagian, Recife, serta wilayah sekitarnya. Dua orang dilaporkan meninggal dunia di Recife, sementara dua korban lainnya berasal dari kota tetangga, Olinda. Sekitar 1.500 warga di wilayah ini terpaksa mengungsi atau kehilangan tempat tinggal akibat bencana tersebut.
Sementara itu di Paraiba, situasi serupa juga terjadi dengan dua korban jiwa dan sekitar 1.800 orang terdampak yang harus mengungsi atau kehilangan rumah.
Kementerian Integrasi dan Pembangunan Regional Brasil menyebut sejumlah kota yang paling terdampak antara lain Conde, ibu kota negara bagian Joao Pessoa, serta Campina Grande. Dalam pernyataannya, kementerian tersebut menegaskan bahwa situasi sempat berada pada level kritis.
"Pusat Nasional untuk Manajemen Risiko dan Bencana mengeluarkan 22 peringatan selama periode kritis hujan. Karena dampak di Pernambuco dan Paraiba serta prakiraan cuaca untuk wilayah tersebut, tingkat operasional dinaikkan ke status siaga maksimum," demikian bunyi pernyataan itu, dilansir Reuters.
Meski intensitas hujan dilaporkan mulai mereda dan kondisi berangsur membaik, pemerintah tetap mengingatkan pentingnya kewaspadaan. Pihak kementerian menambahkan bahwa pemantauan ketat masih diperlukan sepanjang Sabtu untuk mengantisipasi potensi risiko lanjutan.
Presiden Luiz Inacio Lula da Silva turut merespons situasi tersebut. Melalui platform X, ia menyatakan telah berkomunikasi dengan otoritas setempat guna memastikan dukungan pemerintah pusat dapat segera disalurkan.
"Pemerintah terus memantau situasi untuk memberikan semua bantuan yang diperlukan," katanya.
(luc/luc)
Addsource on Google















































