Hilangkan Kemiskinan, Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri Bila Perlu Dikurangi

2 weeks ago 46

Presiden RI Prabowo Subianto menyalami Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Lanud Abdulrachman Saleh, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan, pemerintah akan terus melakukan efisiensi anggaran demi mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Dia bahkan menyatakan, apabila diperlukan, anggaran pertahanan dan kepolisian dapat dikurangi untuk memastikan kebutuhan dasar rakyat terpenuhi.

"Kita harus hilangkan kelaparan. Kita harus hilangkan kemiskinan. Kemiskinan, apalagi kemiskinan ekstrem harus kita hilangkan. Insya Allah kita akan hilangkan. Kita akan hemat anggaran kita. Kita akan bikin efisien" kata Prabowo dalam pidatonya usai memimpin panen raya serentak di Lanud Abdulrchman Saleh, Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).

"Kita akan hemat anggaran kita. Kita akan bikin efisien. Bila perlu, anggaran pertahanan kita kurangi, anggaran polisi kita kurangi, untuk menghilangkan kemiskinan," ucap Prabowo berpidato di depan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, tiga Kepala Staf Angkatan, serta petinggi TNI dan Polri.

RI 1 menegaskan, langkah efisiensi tersebut menjadi bagian dari upaya besar mempersiapkan masa depan Indonesia di mana Indonesia diproyeksikan sebagai salah satu negara terbesar di dunia pada 2045-2050. Menurut Prabowo, cita-cita Indonesia menjadi negara maju hanya dapat terwujud apabila generasi muda saat ini benar-benar dipersiapkan dengan baik.

"Jadi anak-anak yang sekarang umur 10 tahun, yang di SD, dia nanti 25 tahun lagi dia 35 tahun, dia intinya bangsa Indonesia. Jadi kalau kita sekarang tidak urus anak-anak itu, dia bagaimana akan menjadi negara keempat terbesar di dunia?" ujar Prabowo.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|