Harta Prabowo Tembus Rp2,06 Triliun, Ini Rincian Lengkap LHKPN 2025

3 hours ago 2

Harianjogja.com, JAKARTA—Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengumumkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) milik Presiden Prabowo Subianto untuk periode pelaporan tahun 2025. Total kekayaan yang dilaporkan mencapai Rp2.066.764.868.191 atau sekitar Rp2,06 triliun.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa laporan tersebut telah diverifikasi dan kini dapat diakses publik secara terbuka melalui laman resmi e-LHKPN.

“LHKPN Bapak Presiden sudah diverifikasi, lengkap dan saat ini sudah dipublikasikan. Sebagai bentuk transparansi, masyarakat bisa mengakses secara terbuka melalui laman elhkpn.kpk.go.id,” ujarnya.

Surat Berharga Dominasi Kekayaan

Berdasarkan data yang dipublikasikan, sebagian besar kekayaan Presiden Prabowo berasal dari surat berharga dengan nilai mencapai Rp1,67 triliun. Nilai ini menjadi komponen terbesar dalam total aset yang dimilikinya.

Selain itu, Prabowo juga memiliki kas dan setara kas sebesar Rp48,04 miliar serta harta bergerak lainnya senilai Rp16,46 miliar.

KPK menilai kepatuhan dalam pelaporan ini menjadi contoh penting dalam upaya pencegahan korupsi di Indonesia.

“Pelaporan atas kepemilikan harta kekayaan secara patuh, baik patuh dalam ketepatan waktu maupun kelengkapan dan kebenaran pelaporan, merupakan teladan positif bagi para pejabat publik,” kata Budi.

Aset Tanah dan Properti Bernilai Ratusan Miliar

Dalam laporan tersebut, Prabowo tercatat memiliki sejumlah aset tanah dan bangunan dengan total nilai mencapai Rp323,75 miliar. Aset tersebut tersebar di beberapa wilayah strategis seperti Jakarta Selatan dan Bogor.

Salah satu properti terbesar berada di Jakarta Selatan dengan luas tanah 8.365 meter persegi dan bangunan seluas 2.175 meter persegi. Nilai aset ini mencapai Rp178,4 miliar.

Sementara itu, di Bogor terdapat beberapa lahan, termasuk tanah seluas hampir 49 ribu meter persegi yang bernilai sekitar Rp10 miliar.

Koleksi Kendaraan dan Aset Lain

Selain properti, Presiden juga melaporkan kepemilikan kendaraan berupa tujuh mobil dan satu sepeda motor dengan total nilai Rp1,25 miliar.

Jika dibandingkan dengan total kekayaan, nilai kendaraan ini relatif kecil, menunjukkan bahwa portofolio aset Prabowo lebih banyak terfokus pada investasi dan properti.

Transparansi Jadi Sorotan Publik

Publikasi LHKPN Presiden menjadi perhatian karena menunjukkan komitmen transparansi pejabat negara di level tertinggi. Data ini dapat diakses masyarakat sebagai bentuk akuntabilitas pengelolaan kekayaan pejabat publik.

Langkah ini juga diharapkan mendorong pejabat lainnya untuk lebih disiplin dalam melaporkan harta kekayaan secara jujur dan tepat waktu.

Cerminan Stabilitas Finansial

Dengan total kekayaan lebih dari Rp2 triliun, profil keuangan Presiden Prabowo mencerminkan portofolio investasi yang kuat, terutama di sektor surat berharga.

Di tengah dinamika ekonomi global, transparansi seperti ini menjadi penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memperkuat sistem pengawasan terhadap pejabat negara di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|