Sekretariat DPRD Kota Jogja saat melakukan kerja bakti dalam gerakan Jogja Berhati Nyaman, pada Selasa (3/3/2026) pagi. Ist - Dok. DPRD Jogja
Harianjogja.com, JOGJA–Aksi nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan instansi pemerintahan di wilayah perkotaan semakin diintensifkan. Sekretariat DPRD Kota Jogja secara resmi mulai menjalankan perluasan jadwal Gerakan Jogja Berhati Nyaman yang kini tidak lagi terbatas pada akhir pekan saja, melainkan turut dilaksanakan setiap hari Selasa.
Pelaksanaan perdana dari penambahan frekuensi kegiatan bersih-bersih ini terpantau di kompleks gedung DPRD Kota Jogja pada Selasa (3/3/2026) pagi. Seluruh jajaran pegawai di lingkungan sekretariat turun langsung menyisir setiap sudut kantor, mulai dari area halaman depan hingga membersihkan titik-titik yang mulai ditumbuhi rumput liar demi memastikan estetika gedung tetap terjaga.
Sekretaris DPRD Kota Jogja, Antonius Bambang Agung Adrijanto, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap kebijakan terbaru dari Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja.
"Pagi ini sesuai dengan surat edaran dari Pak Wali Kota (Wali Kota Jogja) atau Pak PJ Sekda, bahwa untuk Gerakan Jogja Berhati Nyaman itu memang sekarang tidak hanya dilaksanakan di hari Jumat, tapi juga di hari Selasa," katanya, Selasa (3/3/2026)
Skema baru ini membagi fokus area kerja bakti menjadi dua kategori utama guna memastikan cakupan kebersihan yang lebih luas dan merata. Agenda pada hari Selasa dikhususkan untuk penataan internal serta kebersihan di lingkungan kantor masing-masing instansi, sementara jadwal hari Jumat tetap diprioritaskan untuk menyasar berbagai fasilitas dan ruang publik.
"Jadi seminggu dua kali, hari Selasa dan Jumat. Khusus hari Selasa itu dilaksanakan di lingkungan kantor masing-masing. Sementara untuk hari Jumat itu nanti berada di area publik," kata Bambang saat menjelaskan teknis pelaksanaan gerakan tersebut.
Pola distribusi waktu ini diharapkan mampu menciptakan suasana kerja yang lebih asri sehingga setiap kantor pelayanan publik selalu berada dalam kondisi prima untuk melayani masyarakat dengan nyaman.
Selain menjalankan instruksi administratif, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong di tengah rutinitas kerja yang padat.
Meskipun agenda legislatif cukup menyita waktu, para pegawai sekretariat tampak antusias berbaur untuk mencabut rumput serta memilah sampah organik maupun anorganik di lokasi.
Komitmen kolektif ini diharapkan mampu mengubah kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan tidak sekadar menjadi slogan formal, melainkan menjelma sebagai budaya kerja harian yang konsisten demi mendukung Gerakan Jogja Berhati Nyaman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


















































