Gedung Baru MUI Akan Dibangun di Lahan Eks Kedutaan Inggris

3 hours ago 2

Istana sebut gedung MUI baru dibangun di lahan eks Kedutaan Inggris.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Gedung baru Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan dibangun di lahan bekas Kedutaan Inggris yang terletak di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi rencana ini pada Selasa (7/2), menyusul pernyataan dari Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan telah menyiapkan lahan seluas 4.000 meter persegi untuk pembangunan tersebut.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya mengungkapkan bahwa gedung ini akan menjadi pusat aktivitas sejumlah institusi keislaman, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan organisasi kemasyarakatan Islam lainnya yang memerlukan ruang perkantoran. Rencana pembangunan gedung setinggi sekitar 40 lantai ini merupakan respons terhadap permintaan Imam Besar Masjid Istiqlal sekaligus Menteri Agama, Nasaruddin Umar, yang menilai kantor MUI saat ini belum memiliki lokasi yang representatif.

Menurut Prasetyo, pembangunan gedung MUI akan dimulai dari nol di lahan bekas Kedutaan Inggris. Mengenai sumber pendanaan, Prasetyo menyebutkan bahwa anggaran pembangunan dapat berasal dari Kementerian Agama (Kemenag) atau sumber lainnya, tergantung pada cara penyalurannya.

"Itu kan masalah cara menyalurkan. Bisa lewat Kemenag, bisa tidak lewat Kemenag," ujar Prasetyo saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.

Presiden Prabowo menambahkan bahwa kantor baru ini akan menjadi jantung aktivitas institusi-institusi Islam di Ibu Kota Jakarta, menjadikan kawasan Bundaran HI sebagai pusat kegiatan umat Islam.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|