Jumali Minggu, 31 Mei 2026 19:57 WIB

Veda Ega Pratama /Instagram
Harianjogja.com, JOGJA— Rider muda potensial asal Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil melanjutkan tren positifnya dalam menambah koleksi poin penting setelah menyentuh garis finis di posisi kedelapan pada balapan sengit Moto3 Mugello 2026, Minggu (31/5/2026).
Walaupun dalam seri kali ini dirinya gagal naik ke atas podium, hasil kerja keras tersebut membuat Veda tetap mampu menjaga persaingan sengit dan bertahan di peringkat kelima klasemen sementara Moto3 2026. Tambahan suntikan delapan poin dari seri Mugello membuat pembalap asal Gunungkidul, itu kini total mengoleksi 66 poin.
Kendati demikian, tambahan angka tersebut belum cukup untuk mengangkat posisinya ke peringkat yang lebih tinggi di klasemen kategori pembalap. Sebelum seri Mugello digelar, Veda sebenarnya memiliki jumlah poin yang sama dengan Marco Morelli, yakni berada di angka 58 poin. Seusai balapan di Italia berakhir, Veda masih tertahan di posisi kelima klasemen sementara Moto3.
Perubahan posisi yang cukup signifikan justru terjadi pada Brian Uriarte. Pembalap asal Spanyol itu berhasil meroket ke posisi keempat klasemen setelah meraih total 67 poin, atau hanya unggul tipis satu angka di atas Veda. Kenaikan Uriarte terbilang impresif karena sebelumnya ia masih berada di posisi kesembilan klasemen. Hasil positif dalam beberapa seri terakhir membuatnya mampu melesat ke empat besar.
Sementara itu, posisi puncak klasemen Moto3 2026 masih dikuasai oleh Quiles dengan raihan 145 poin. Posisi kedua ditempati Alvaro Carpe dengan 93 poin, sedangkan Adrian Fernandez berada di urutan ketiga dengan 89 poin.
| Peringkat Klasemen | Nama Pembalap / Rider | Asal Negara | Akumulasi Perolehan Poin |
| 1 | Quiles | Spanyol | 145 Poin |
| 2 | Alvaro Carpe | Spanyol | 93 Poin |
| 3 | Adrian Fernandez | Spanyol | 89 Poin |
| 4 | Brian Uriarte | Spanyol | 67 Poin |
| 5 | Veda Ega Pratama | Indonesia (DIY) | 66 Poin |
Meskipun saat ini belum mampu menembus empat besar, Veda masih memiliki peluang besar untuk memperbaiki posisi klasemen ke depan. Hal ini mengingat musim balap Moto3 2026 masih menyisakan sejumlah seri balapan, sehingga ruang untuk merebut poin maksimal masih terbuka sangat lebar bagi pembalap kebanggaan Yogyakarta tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































