Empat Nama Berebut Kursi Ketua PKB Kulonprogo lewat UKK

6 hours ago 1

Empat Nama Berebut Kursi Ketua PKB Kulonprogo lewat UKK PKB. - Antara

Harianjogja.com, KULONPROGO— Perebutan kursi Ketua DPC PKB Kulonprogo mulai mengerucut ke empat nama yang akan bersaing melalui skema uji kompetensi dan kelayakan (UKK). Mekanisme ini dipilih untuk menentukan kepemimpinan baru periode 2026–2031 tanpa pemungutan suara langsung.

Empat kandidat yang diusulkan merupakan hasil rekomendasi DPP PKB berdasarkan rekam jejak masing-masing kader. Mereka adalah Sihabbudin sebagai petahana, Suharto yang menjabat Wakil Ketua II DPRD Kulonprogo, Hifni Muhammad Nasikh anggota DPRD DIY, serta Kartono anggota DPRD Kulonprogo.

Suharto menjelaskan, proses penentuan ketua tidak menggunakan mekanisme aklamasi, melainkan melalui tahapan UKK yang dilakukan berjenjang.

“UKK nanti diuji di tingkat provinsi dan dilanjutkan di tingkat pusat, bukan melalui mekanisme pemilihan secara aklamasi suara pengurus,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Ia menyebut empat nama tersebut telah melalui proses panjang, termasuk pemantauan oleh Tim Lima yang menilai reputasi kader di tingkat daerah.

Menurutnya, skema UKK dipilih untuk menjaga soliditas internal partai dan menghindari potensi gesekan jika menggunakan mekanisme pemilihan langsung.

“Kalau melalui pilihan, ada yang kurang puas dan bisa menimbulkan kerenggangan. PKB ingin tetap solid, apa pun hasilnya nanti,” katanya.

Saat ini, pelaksanaan UKK masih menunggu jadwal dari DPW PKB DIY. Rencananya, proses ini akan melibatkan perguruan tinggi sebagai pihak penguji.

“Waktu pastinya belum ada, tetapi kemungkinan akan dilaksanakan dalam waktu dekat,” ujar Suharto.

Ia memperkirakan pada Juni 2026 sudah terpilih Ketua DPC PKB Kulonprogo yang baru.

Suharto sendiri menyatakan siap mengikuti proses UKK dan mengemban amanah jika dipercaya memimpin partai.

“Insya Allah kami mampu, karena sejak awal berdirinya PKB kami sudah terlibat di tingkat ranting hingga kecamatan,” ungkapnya.

Sementara itu, kandidat lain, Kartono, juga menyambut positif rekomendasi dari DPP PKB. Ia menilai hal tersebut sebagai bentuk kepercayaan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Saya siap apa pun posisinya dan bertekad meningkatkan perolehan kursi PKB,” tegasnya.

Dengan skema ini, penentuan ketua baru PKB Kulonprogo tidak hanya bergantung pada dukungan internal, tetapi juga pada penilaian kompetensi dan kelayakan para kandidat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|