Elon Musk Akan Bangun ‘Raksasa’ Chip AI di Texas, Gedungnya Jadi yang Terbesar Dunia

2 hours ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, TEXAS -- Perusahaan milik Elon Musk, SpaceX mengumumkan pekan ini bahwa pabrik semikonduktor yang direncanakan dan diperkirakan akan menjadi gedung terbesar di dunia, dengan luas lebih dari 100 juta kaki persegi (sekitar 9,3 juta meter persegi), akan dibangun di Grimes, Texas, di luar Houston.

“Terafab Texas akan menjadi gedung terbesar dan paling bernilai di Bumi, dengan selisih yang sangat jauh,” tulis pemilik SpaceX, Elon Musk, di X pada Kamis.

“Dan gedung ini akan sangat indah," tambahnya.

Pabrik tersebut merupakan proyek bersama dengan perusahaan mobil listrik milik Musk, Tesla.

“Fasilitas ini akan digunakan untuk memproduksi, mengemas, dan menguji perangkat logika dan memori canggih,” kata SpaceX dalam siaran pers pada Kamis.

“Terafab akan memproduksi chip yang dioptimalkan untuk komputasi edge dan inference, yang akan digunakan pada perangkat seperti robot Optimus milik Tesla dan Cybercab yang dapat mengemudi sendiri, serta chip berdaya tinggi yang dirancang untuk mengoperasikan pusat data berbasis luar angkasa milik SpaceX.”

SpaceX menambahkan, permintaan gabungan SpaceX dan Tesla terhadap chip diperkirakan akan melampaui pasokan chip global.

“Kami sangat menghargai para pemasok chip kami saat ini dan mendorong mereka untuk meningkatkan produksi kapan pun memungkinkan. Namun, kesenjangan yang semakin besar antara pasokan dan permintaan inilah yang menjadi inti dari kebutuhan pembangunan Terafab,” jelas SpaceX.

Perusahaan mengatakan Terafab akan mempekerjakan lebih dari 3.000 orang. Tahap awal pembangunannya diperkirakan membutuhkan biaya sekitar 16,8 miliar dolar AS.

“Terafab membawa manufaktur mutakhir ke Amerika, menciptakan ribuan lapangan kerja bergaji tinggi di Lone Star State, sekaligus memungkinkan kami memproduksi chip AI dalam skala besar untuk digunakan di Bumi maupun di luar angkasa,” kata Musk.

SpaceX sebelumnya mengusulkan investasi awal sebesar 55 miliar dolar AS untuk Terafab. Berdasarkan dokumen yang diajukan pada Mei, nilai investasi tersebut berpotensi meningkat menjadi 119 miliar dolar AS.

sumber : Reuters/Fox Business

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|