Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Jadi Sasaran 'Tembak', Fortuner Dikaitkan Purnawirawan TNI

3 hours ago 5

Eks Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada, Tiyo Ardianto menemukan sebuah alat pelacak yang terpasang di bawah mobilnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Eks ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM) Tiyo Ardianto menjadi sasaran tembak menyusul beragam kritiknya terhadap program pemerintah, termasuk Makan Gizi Bergratis (MBG). Salah satu yang dikritik dari Tiyo yakni soal dugaan keterkaitannya dengan politik praktis.

Aliansi mengatasnamamakan BEM Bersatu, melihat indikasi keterlibatan aktor politik praktis dalam gerakan mahasiswa. Aliansi menyinggung mantan Ketua BEM Universitas Gadjah Mada Tiyo Ardianto yang diduga memiliki kedekatan dengan jaringan politik tertentu.

"Mobil Fortuner yang digunakan diduga terdaftar atas nama Siti Nuraeni, adik Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso, yang merupakan besan Jenderal TNI Andhika Perkasa, tokoh tim pemenangan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024. Dugaan ini diperkuat kehadiran politisi PDI Perjuangan, Andi Widjajanto, di tengah massa aksi," klaim Rahmat Djimbula, Selasa (16/6/2026).

Keterkaitan tersebut, kata Rahmat, juga diperkuat oleh kehadiran Tiyo Ardianto dalam dialog nasional kebangsaan yang akan dilaksanakan di Bandung pada 18 Juni 2026 bersama sejumlah tokoh, seperti Said Didu, Roy Suryo, Refly Harun, dan dr. Tifa.

"Dalam forum yang sama, Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso juga tercatat hadir, menunjukkan adanya jejaring yang patut dicermati," katanya menambahkan. 

BEM Bersatu menolak narasi krisis yang tidak berbasis data utuh. Hal itu dinilai berpotensi mengalihkan fokus publik dari agenda penting, seperti pemberantasan korupsi.

"Kami menyayangkan dugaan pemanfaatan aksi mahasiswa oleh pihak luar sebagaimana telah diklarifikasi sejumlah BEM, termasuk Universitas Negeri Jakarta dan Unindra (Universitas Indraprasta PGRI)," ucap Rahmat.

sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|