Dorong Publikasi Bereputasi Global, FEB UBSI Gelar Research Discussion dengan Profesor UNIMAS

1 hour ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif menggelar kegiatan Research Discussion pada Selasa (2/6/2026). Kegiatan ini menghadirkan akademisi internasional, Prof. Shaik Azahar, dari Universitas Serawak Malaysia (UNIMAS) untuk berbagi wawasan mengenai pengembangan riset dan strategi publikasi ilmiah di jurnal bereputasi internasional.

Research Discussion diselenggarakan sebagai upaya memperkuat budaya penelitian, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, serta membuka peluang kolaborasi akademik lintas negara. Kegiatan berlangsung interaktif dengan melibatkan pimpinan fakultas dan para dosen di lingkungan FEB UBSI.

Acara tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Kepala Urusan Internasional, Ketua Program Studi Pariwisata, Ketua Program Studi Perhotelan, serta dosen dari berbagai program studi UBSI. Kehadiran para peserta mencerminkan komitmen FEB dalam memperkuat kapasitas akademik dan jejaring kerja sama global.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UBSI, Ani Wijayanti mengatakan forum diskusi riset menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas penelitian dosen sekaligus memperluas wawasan akademik terhadap perkembangan ilmu pengetahuan global.

"Research Discussion ini menjadi wadah yang sangat penting bagi dosen untuk memperkaya perspektif penelitian, memahami tren riset terkini, serta membangun jejaring kolaborasi internasional. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat mendorong lahirnya lebih banyak publikasi ilmiah berkualitas yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat," ujar Ani.

Pada sesi utama, Prof. Shaik memaparkan berbagai strategi dalam mengidentifikasi topik penelitian yang relevan dan memiliki dampak akademik maupun praktis. Ia juga menjelaskan pentingnya membangun kolaborasi lintas negara untuk meningkatkan kualitas riset dan memperluas peluang publikasi internasional.

Menurutnya, kolaborasi menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi tantangan penelitian di era global. Melalui kerja sama akademik yang kuat, para peneliti dapat menghasilkan kajian yang lebih komprehensif dan memiliki jangkauan yang lebih luas.

"Penelitian yang baik tidak hanya berfokus pada publikasi, tetapi juga harus mampu memberikan solusi terhadap tantangan yang dihadapi masyarakat dan industri. Karena itu, kolaborasi internasional dan inovasi dalam penelitian menjadi aspek yang sangat penting untuk dikembangkan," kata Prof. Shaik.

Kerja Sama Terus Diperluas

Kepala Urusan Internasional UBSI, Jimmy, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kolaborasi dengan akademisi luar negeri akan terus diperluas untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan publikasi internasional di lingkungan kampus.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat terus meningkatkan kualitas penelitian dosen sekaligus memperluas jaringan kerja sama akademik global. Forum semacam ini juga diharapkan mampu melahirkan lebih banyak karya ilmiah yang berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat," kata Jimmy.

Research Discussion menjadi salah satu langkah nyata FEB UBSI dalam membangun ekosistem akademik yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global. Ke depan, fakultas berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan serupa guna memperkuat budaya riset dan kolaborasi internasional di kalangan dosen.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|