Diperiksa Jadi Saksi Roy Suryo Kasus Ijazah Jokowi, Rocky Gerung: Mencurigai Bagian dari Ilmu

1 month ago 21

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Akademisi Rocky Gerung mendatangi Polda Metro Jaya untuk menjadi ahli meringankan bagi Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar dan Tifauzia Tyassuma terkait kasus tuduhan dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Rocky menyebut akan menerangkan metode dalam mencurigai. 

"Enggak ada urusan memberatkan, meringankan, saya ingin menerangkan fungsi dari metode di dalam meneliti, di dalam mencurigai itu. Mencurigai itu bagian yang paling penting dari pengetahuan," katanya saat ditemui di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Selasa.

Ia juga menyebutkan mencurigai itu bagian yang paling penting dari pengetahuan. Rocky menjelaslan penyidik akan fokus dalam penjelasan, penelitian, terkait dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

"Pasti soal itu, karena saya mengajar metodologi bertahun-tahun, membaca bertahun-tahun soal matematik, fisika, biologi, 'stem cell', fungsi neurotransmitter. Saya duganya begitu yang mau ditanya," kata Rocky.

Rocky juga menyebutkan semua riset itu membutuhkan waktu, termasuk riset dokumen ijazah dan tidak mungkin berakhir.

"Ya, semua riset itu perlu waktu dan tidak mungkin berakhir, riset Dr. Tifa, risetnya Rismon, risetnya Roy itu semua dimungkinkan oleh prosedur. Nah, kalau prosedurnya belum selesai, ya lakukan riset. Kalau prosedurnya belum selesai, ada data baru, ya riset aja, apa susahnya. Jadi, dimana pidananya," katanya.

Sementara itu, Roy Suryo saat ditemui tidak berkata apapun, ia hanya menyebutkan "No Rocky, No Party". Sementara Tifauzia Tyassuma menyebutkan yang lebih penting sekarang adalah bagaimana Jokowi itu sehat.

sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|